Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan Efesus 4:31 Membuang Segala Kejahatan

Renungan Efesus 4:31 Membuang Segala Kejahatan

Ayat Alkitab; Efesus 4:31

Judul Renungan; Membuang Segala Kejahatan

Efesus 4:31 (TB) Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.

Kehidupan di dalam dosa, merupakan kehidupan tanpa damai Sejahtera, kehidupan penuh dengan kemarahan dan kebencian. Kita diperbudak oleh perasaan negatif, kita berpikir bahwa segala sesuatu  yang terjadi atas kehidupan kita bukanlah karena kejahatan kita, melainkan karena orang lain. Kita selalu mencari kesalahan orang lain, untuk menyalahkan orang lain dan untuk membenarkan diri kita sendiri.

Segala kepahitan di dalam diri kita, merupakan buah dari dosa yang mengakar di dalam hati pikiran kita, rasa pahit yang mengitu merusak jiwa. Ada di dalam diri setiap manusia, kita saling menyakiti  saling merugikan. Kegeraman, hadir karena akar pahit, sehingga memunculkan pertikaian. Kita juga suka saling menyatakan bahwa kita lebih baik dan benar jika dibangdingkan orang lain. Sehingga kita menghabiskan waktu kita untuk fitnah, kita suka membicarakan kesalahan orang lain sehingga melahirkan perasaan yang bangga pada diri sendiri.

Saudaraku, kehidupan yang begitu rusak ini, lahir dari pemberontakan manusia terhadap Allah yang berkuasa dan kudus. Dosa telah mengakar di dalam hati dan pikiran kita, ada sejenis zat pengetahuan yang definisikan kebenaran sendiri atas kehidupan kita, sehingga kita menjadi tuhan atas diri kita sendiri. 

Kita adalah orang-orang yang menyimpan begitu banyak kepahitan, kemarahan bahkan seringkali kita menjadi seseorang yang memfitnah. Kita perlu melihat Kembali hati kita, pikiran kita dan bertobat. Tidak hal lain yang dapat Anda dan saya lakukan untuk melepaskan segala hal yang sahat dari dalam diri kita, selain bertobat. 

Membenamkan hati pikiran kita ke dalam kasih karunia Tuhan yang melimpah-limpah, untuk selalu merenungkan kasih karunia. Melihat pada kehidupan Tuhan kita Yesus Kristus, untuk melepaskan kita dari segala dosa kita, Dia merelakan diri-Nya menjadi dosa mati disalibkan, terhitung sebagai seorang penjahat. Agar kehidupan-Nya yang benar, ketaatan-Nya kepada Allah Bapa, diperhitungkan kepada kita ketika kita percaya kepada-Nya. Ketika kita bertobat dari segala dosa kita dan memberikan hidup kita untuk dikasihi oleh-Nya.

Jadi saudaraku, Anda tidak akan dapat lepas dari dosa Anda, dari segala kejahatan Anda dan membuangnya. Anda perlu datang kepada Allah, Anda membutuhkan kasih karunia untuk lepas dari segala kejahatan itu, Anda perlu memberikan diri Anda untuk dikasihi oleh Allah melalui Injil agar Anda diubahkan dari dalam diri Anda sehingga Anda melakukan apa yang baik berasal dari Allah. 

Anda dan saya perlu mengakui segala kelemahan kita, segala dosa kita dan memberikan hidup kita kepada Allah sehingga kita dikasihi oleh-Nya dan diubahkan untuk terus menjadi serupa dengan Kristus saja. Amin.