Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan Mazmur 1:3 Saat Teduh Tentang Menikmati aliran air kehidupan

 Judul Artikel; Menikmati aliran air kehidupan

Kita melanjutkan bacaan Injil harian kita atau renungan Alkitab yang berdasarkan kitab Mazmur 1:3 (TB) “Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.”

Tidak ada satupun kehidupan Kristen yang tidak perlu Firman, karena ketika kita telah dihidupkan di dalam Yesus, kita yang pada awalnya mati. Kini kita hidup karena kehidupan Kristus yang kudus dan mulia telah menghidupkan Anda dan saya bersama-sama dengan Dia. 

Saya akan membawa Anda pada perenungan bacaan Injil hari ini. Untuk melihat dari hasil menikmati aliran air kehidupan. Tidak ada cara lain untuk dapat hidup yang lebih bersukacita, lebih baik, lebih banyak motivasi, lebih banyak tujuan dengan fokus yang satu dan lebih bergairah dalam hidup. Selain menikmati air kehidupan.

Saya akan membagikan renungan kita dalam dua poin, sehingga kita mendapatkan satu hal praktis bagaimana kehidupan ketika menikmati aliran air kehidupan. Dan tujuan dari semua itu adalah mengenal Allah dan cita-cita-Nya atas kehidupan Anda dan saya.

Bacaan Injil Hari Ini Mazmur 1:3 Tentang Menikmati aliran air kehidupan

1. Berbuah pada musimnya

Saya tidak ingin membawa Anda pada imajinasi yang kosong, yang menyerukan kesuksesan dan pencapian hidup. Saya tidak ingin membawa Anda pada kehidupan dunia yang benar-benar kosong dan saya benci dengan kehidupan yang demikian. Karena berbuah yang dimaksud di sini, merupakan buah yang memuliakan Allah melalui kehidupan yang melakukan apa yang Yesus lakukan. Inilah Injil yang sebenarnya.

Ketika berbicara tentang buah kehidupan, maka kita akan mengetahui bahwa buah kehidupan ada dua jenis. Yaitu yang baik dan yang buruk. Tentunya buah yang akan kita lihat dan pelajari kali ini adalah buah yang baik dari Sang Pokok Anggur Tuhan kita Yesus Kristus.

Jika kita kembali ke ayat 1 dan 2 Mazmur pasal 1, kita akan melihat bagaimana Pemazmur menjelaskan jenis kehidupan yang tidak fasik dan tidak berlaku jahat. Dan kehidupan yang mencintai Taurat Tuhan, Alkitab Injil, Firmn TUHAN. Maka hal yang terjadi pada kehidupan yang demikian. Ia diibaratkan pohon yang ditanam di tepian aliran air. 

Air merupakan sumber kehidupan kita, tanpa air. Kehidupan akan sangat menderita. Yesus berkata bahwa Ia adalah Air hidup. Karena Ia telah menjadi korban yang sempurna untuk membebaskan kita dari perbudakan dosa, perbudakan yang membuat jiwa kita menderita kehausan. Ia kehidupan bagi jiwa Anda dan saya.

Kita telah terperosok terlalu dalam, ke dalam kehidupan yang gelap dan dipenuhi dosa. Kita selalu saja terpuruk. Kita diperbudak oleh dosa, kecenderungan setiap kita adalah melakukan hal-hal yang tidak berkenan kepada Allah. Tidak peduli seagamawinya Anda, Anda tetap manusia yang telah melenceng dari apa yang menjadi rencana Allah atas diri Anda.

Kita mati kehausan, jika kita kosong dan haus, kita melakukan semua yang baik dan bermoral. Kita dapat sukses dan kaya, kita dapat berprestasi dan hidup semaunya kita, tetapi jiwa yang kekal dalam diri kita kesakitan. Ia mati, ia  menjadi tulang kering. Dari manakah kita dapat menemukan kehidupan?

Yesus adalah kehidupan itu sendiri, kematian kekal telah Ia kalahkan. Ia  telah menderita sengsara, karena semua kutuk, semua hukuman dosa kita, ditimpakan  kepada-Nya. Ialah air kehidupan, iman kepadanya merupakan iman yang didahului kesadaran akan betepa besarnya dosa-dosa kita.

Kita harus sadar, betapa kita menderita, betapa kita mati dan tidak berdaya. Kita harus mendapatkan Yesus. Yesus memberikan diri-Nya agar Anda dan saya tunduk, Anda dan saya datang kepada-Nya dan berlutut di bawah kaki salib-Nya dan melihat kemuliaan Kristus di sana.

Hanya dengan cara inilah kita dapat berbuah, ketika kita melekat pada pokok anggur, ketika kehidupan kita hanya untuk Kristus dan Kristus untuk kita sampai selama-lamanya. 

Bertobatlah, bertobatlah bencilah apa yang Yesus benci, dan cintailah apa yang Yesus cintai. Anda tidak akan berbuah, tidak akan menikmati kehidupan sejati yang kekal. Jika Anda tidak percaya kepada Yesus dan Anda tidak melihat semua kehidupan Anda yang benar-benar berdosa dan binasa.

Baiklah Anda dan saya bertobat dan kehidupan kita selalu berada di tepi sungai, aliran air kehidupan. Air yang deras mengaliri setiap akar iman di dalam hati. Sehingga hanya Yesuslah kenikmatan hidup. “Setiap orang yang minum air ini (air dunia) ia akan haus lagi, tetapi orang yang meminum dari air yang Kuberikan kepadanya tidak akan pernah haus lagi, melainkan air yang Kuberikan kepadanya  akan menjadi mata air dalam dirinya, yang akan terus memancar sampai kepada hidup yang kekal.”

2. Memiliki kehidupan yang segar

Ketika Anda dan saya telah percaya kepada Yesus, kita bercerai dari dunia, kita tidak lagi mencintai hal-hal duniawi yang kosong. Tetapi Iblis seperti singa yang mengaum, ia selalu ingin menerkam kita, ia membawa kita pada mata yang melihat setiap kenikmatan dosa. Ini adalah jalan untuk tidak menikmati kesegaran air kehidupan. Inilah buah yang tidak baik dari kehidupan yang mati ketika kita masih hidup di dalamnya.

Saudaraku kita telah hidup bagi Yesus, baiklah kita berdoa dan berjaga-jaga. Roh memang penurut, Tetapi nafsu denging selalu meminta kepuasan yang fana, kepuasan yang Yesus benci. Maka baiklah kita membenci kepuasan yang diinginkan oleh daging kita, baiklah kita secara serius melawan sisa dosa dalam diri kita, kita mendapati dosa ini benar-benar mati dan kita membencinya. 

Saya sedang membawa Anda pada kehidupan yang disegarkan oleh Kristus, kehidupan yang berjuang untuk menikmati kehadiran Kristus dan cita-cita Kristus atas kehidupan kita untuk memuliakan Allah. Kesegaran rohani kita hanya ketika dosa benar-benar setiap hari kita sadari dan kita bertobat, dan kita menyerukan Injil bagi diri kita setiap saat.

Bauh-buah kehidupan, jiwa-jiwa yang Kristus telah mati untuk mereka merupakan tujuan kita karena inilah tujuan Kristus. “Aku memberikan perinyah baru kepadamu, bailah kamu saling mengasihi.”

Baiklah kita sungguh-sungguh menyadari hl ini, kita mendekat kepada Kristus, untuk menikmati persekutaun dengan Dia sehingga kita mampu mengasihi setiap jiwa yang sesat sama seperti kita sebelumnya. 

Firman Tuhan setiap hari jadi gaya hidup. Firman yang mengoreksi, memperlihatkan dosa dalam diri dan Firman Tuhan bagi kemajuan iman kita agar selalu, kita disegarkan.

Doa-doa yang berpusat pada memuliakan Allah, mendoakan setiap wilayah dan daerah yang belum terjangkau Injil. Setiap tempat yang dimana hati Allah ingin kita melayani dan dimana Ia ingin Injil sampai di sana. Baiklah kehidupan kita yang segar karena Allah, hanya untuk melayani Allah dan menjadi pancaran cahaya Injil bagi sesama. Ditempat kerja, dalam lingkungan masyarakat, sekolah, dan rumah kita.

Baca Juga: 

Yesuslah yang mulia, Yesuslah yang berharga, Dialah kesegaran jiwa. Datanglah kepada-Nya pandanglah salibnya dan lihatlah kemuliaan itu yang membuat jiwa bersukacita dan bersorak karena kemenangan dari Allah di dalam Yesus. AMIN

PENUTUP

Sekianlah Bacaan Injil hari ini 30 Mei 2021 yang berjudul, menikmati aliran air kehidupan. Kiranya memberikan kepada Anda pengertian yang lebih mandalam tentang Injil Yesus Kristus dan Anda bersukacita dan disegarkan. Oleh karena Kristus di dalam Anda da Anda di dalam Dia. Kiranya damai sejahtera dari Yesus Kristus berlimpah-limpah atas kehidupan kita dan kita hidup hanya untuk kemuliaan Allah, AMIN.

Posting Komentar untuk "Renungan Mazmur 1:3 Saat Teduh Tentang Menikmati aliran air kehidupan"