Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kata-kata Bijak Kristen

Quote Kata Mutiara Kristen Berpusat Pada Injil

Quote untuk renungan Anda, saya mengumpulkan hasil pemikiran saya, tentunya semua ini berdasarkan Alkitab, berpusat pada Injil. Membukakan dosa, menegur dan semua quote ini tentunya berpusat pada Injil Yesus Kristus.

Bagi saya tidak ada hal lain yang harus saya kabarkan dan saya tulis selain Injil Yesus Kristus. Maka dari itu, setiap quote kata Mutiara untuk direnungkan dan dipelajari. Yang telah saya kumpulkan, dan setiap hari akan selalu ada quote baru di FB saya, silahkan kunjungi saja Agung Raditia wy, nama FB saya, maka Anda akan menemukan kelimpahan berkat dari quote, tulisan-tulisan klasik, dan banyak lagi renungan singkat.

Selamat merenungkan dan selamat membaca;

Quote Kata Mutiara Kristen Berpusat Pada Injil

“Ketika saya mendengarkan bahwa iman Kristen sangat mudah hanya dengan percaya Yesus maka saya diselamatkan. Sehingga orang-orang berlari untuk keselamatan. Saya harus jujur ketika Kekristenan yang menjadi berita utama adalah keselamatan maka itu adalah hanya setengah benar, berita yang setengah benar selalu saja berasal dari SETAN.  Marilah kita selidiki lagi apa yang menjadi berita utama Kekristenan yang Alkitabiah yang utuh dan tidak berpusat pada keinginan manusia berdosa.”


“Menemukan keindahan di dalam Injil adalah perjuangan untuk berperang melawan setiap kecenderungan hati dan pikiran yang selalu melawan kuasa Tuhan. Marilah berlari kepada salib dan temukan kuasa Kekristenan sejati di kaki salib. Kepuasan dari pembebasan dari perbudakan dosa dan hidup dalam pertobatan setiap saat.”


"Api penderitaan dan kematian, dunia yang membenci Anda. Yang Tuhan ijinkan terjadi atas anak-anak-Nya untuk mendatangkan kebaikan; Perhatikan, baik itu adalah penderitaan yang menjadikan Anda Anak TUHAN untuk tidak lagi cinta dunia tetapi semakin cinta TUHAN. Sehingga Anda sadar dan berkata, "tujuan saya bukan apa yang saya Cita-citakan tetapi TUHAN. Melayani Dia dan menyembah Dia karena untuk inilah saya diciptakan, mengasihi yang Dia kasihi."


“Sih ular Tua sangat pandai, ia menjadikan manusia menjadi jahat memberontak kepada Allah melawan Allah merugikan sesamanya sehingga orang tersebut semakin jauh dari Allah. Jika ia gagal menjadikan Anda orang jahat, ia akan menjadikan Anda orang baik, maka Anda jauh dari Allah, tanpa Dia Anda sudah baik dalam keadaan baik-baik saja. Saya berdoa kiranya orang jahat dan orang baik. Bertobat dan berlari kepada salib Kristus dan melihat betapa berdosa dan mengecap manisnya Kasih Karunia.”


“Keanggunan seorang wanita terlihat dari senyum merekah di masa tuanya kerena kehidupan yang berserah kepada Ke-Tuhanan Kristus. Ini bukanlah senyum candaan maupun kepura-puraan tetapi sukacita yang meluap karena ada-Nya Sang Air hidup memenuhi hati dan pikirannya.”


“23 th saya hidup di bumi, mulai tahun 2015 saya memperhatikan dan memikirkan apa itu kehidupan. Saya berkali-kali menemukan fakta orang-orang yang frustasi karena mereka melayani diri mereka sendiri, berusaha untuk hidup bagi diri sendiri. Bahkan saya menemukan orang yang gila karena melayani dirinya sendiri dan inilah faktanya. Tetapi sayang, kebohongan pemikiran dan perasaan begitu kuat. Pada saat yang sama. Saya belum pernah menemukan orang-orang yang melayani orang lain dengan berpusat kepada Kristus mereka menjadi gila, maupun Frustasi. Akhir hidup mereka adalah definisi dari keindahan hidup itu sendiri.”


“Setiap hari jika tidak orang percaya sadari setiap potensi yang Allah tempatkan dalam diri untuk melayani-Nya dibajak oleh sih ular tua agar orang percaya tersebut melayani dirinya sendiri. Entah itu membuat orang tersebut menjadi pemalas. Membuat orang tersebut sangat rajin dalam keangkuhan. Menjadikan orang tersebut memfokuskan dirinya pada sesuatu yang dia anggap berharga dan masih banyak lagi.”


“Bukan iman Anda yang membuat Allah tunduk lalu Anda berdoa agar Allah melakukan apa yang Anda inginkan. Ini bukan iman, ini kesalahan besar dan menunjukkan natur manusia yang telah berdosa. Iman sejati adalah ketundukan dan kerelaan agar rancangan Tuhan terjadi atas diri walaupun itu bertentangan dengan natur berdosa kita, kita mutlak tetap taat. Dan doa kita adalah kenikmatan untuk menikmati kehadiran Allah di setiap waktu kita masih bernapas, bersukacita di dalam Allah.”


"Jujur saja, sedih saya katakan, seringkali tidak seorang pun pernah mengajar mereka (jemaat) tentang apa arti mengikuti Yesus. By. Bill Hull, Yaaa, pengajaran yang kita Terima adalah bagaimana memuaskan keinginan daging, keinginan mata, serta keangkuhan hidup. Dengan cara beriman berharap sebesar mungkin maka Yesus akan melakukan seperti apa yang kita imani dan harapkan. Ini realita Kekristenan kita yang sangat menyedihkan. Kita memuaskan berhala kita dengan cara paling agamawi. Kita harus Bertobat."


“Ekspresi paling kejam dari murka dan keadilan Allah terlihat di kayu salib. Jika seseorang mengeluh karena ketidakadilan itu adalah Yesus. Dialah satu satunya yang tidak bersalah pernah dihukum Allah. Matius 5:10-12”


“Jika Anda berharap pengkhotbah yang akan memberitakan Yesus yang disalib itu kepada Anda, jika Anda berharap media sosial akan menyampaikannya untuk Anda. Maka selamanya Anda dalam kekeringan, kelaparan, dan benar-benar menyedihkan dalam Kekerdilan iman sejati, tidak menikmati Kristus yang telah menyatakan diri-Nya kepada pendosa seperti Anda. Khotbahkanlah Kristus kepada diri Anda sendiri, yaa kerjakan itu setiap saat. Karena Dialah Manna dari sorga yang pasti mengenyangkan Kerohanian Anda.”


“Tidak ada yang lebih baik untuk dikhotbahkan di mimbar-mimbar gereja dan untuk direnungkan setiap saat di dalam kehidupan Kristen kita yang masih dalam kemah daging yang pendosa. Selain Yesus Kristus Dia yang disalibkan itu, jika ada hal lain yang harus disampaikan maka harus berpusat pada Kristus. Maka Anda akan menemukan kecerdasan iman, hati yang berkobar, dan semangat baru dalam realitas gila dari dunia yang sudah rusak dan akan membusuk dalam murka api Ilahi yang kudus.”


“Saya khawatir karena hidup saya tentang saya dan semua cita-cita saya untuk kemuliaan Tuhan, padahal ini tentang pencapaian saya, sehingga saya mendapatkan penghargaan dan pengakuan karena saya dan semua pekerjaan saya tetapi saya khawatir, karena saya melihat kegagalan tapi saya berkata, "semua baik-baik saja." Saya berjalan di lembah berhala saya. Saya menikmati damai sejahtera karena semua ini bukan tentang saya apalagi cita-cita saya. Tapi tentang Kristus yang memakai saya sesuai dengan visi-Nya untuk kemuliaan-Nya yang saya nikmati dalam setiap perjalanan menanjak dan melelahkan.”


“Apakah hidup saya tetang saya? Maka saya akan khawatir inilah iman Kristen terpisah jauh dari penyerahan diri dan pertobatan. Atau. Apakah hidup saya tentang Yesus? Mengambil cita-cita-Nya dan menyangkal cita-cita saya. Maka saya berserah kepada Ke-Tuhan-an Yesus dan saya bertobat karena saya melihat diri saya adalah pendosa besar. Dan saya menikmati Pribadi Kristus dengan keyakinan oleh Firman.”


“Pengharapan/ekspetasi kita yang berpusat pada manusia/kepada manusia adalah bentuk kekaguman tersembunyi dari kedalaman hati dan pikiran yang penyembah. Jika ada kekaguman di sana ada penyembahan artinya ini bukan hanya tentang Anda berharap pada seseorang tetapi juga tentang Anda menjadikan dia tuhan untuk menyenangkan tuhan lain di dalam diri terdalam Anda.”


“Hal yang menyedihkan diajarkan di dalam Kekristenan kita tentang doa, ini tertanam dalam menjadi konsep teologi kita, kita berdoa untuk tercapai semua tujuan dan apa yang menjadi harapan kita ke depan. Tuhan yang berkuasa bukan lagi menjadi pusat penyembahan kita, Ia menjadi sarana untuk tujuan kita. Selayaknya doa yang Agung dari Yesus Kristus, yang menjadi tujuan Doa-Nya adalah Allah itu sendiri, yang utama dan terutama sehingga setiap tujuan-Nya tidaklah penting. Ini jugalah doa yang dipanjatkan para Nabi dan Rasul. Kristen kita harus kembali pada teologi doa yang sejati.”


“Kecintaan kita pada Alkitab, merenungkan setiap ayat bahkan kata sehingga meresap hingga sum-sum tulang belakang. Membawa pada kebenaran demi kebenaran yang mengunci setiap kebenaran dunia yang rapuh, kebenaran dunia yang memperbudak, kebenaran dunia yang menjajah, dan memisahkan kita dari kemerdekaan untuk menyembah TUHAN. Namun melihat Alkitab, ada pahlawan sejati yang disalibkan itu, Dia memerdekakan kita degan darah yang bercucuran dari salib. Jika kemerdekaan Indonesia secara politis terlebih kita bersukacita karena kemerdekaan kita adalah merdeka untuk selalu dapat menyembah TUHAN.”


“Meriaki Injil kepada diri sendiri, merupakan hal yang menyakitkan hati, merendahkan harga diri, merusak kepercayaan diri dan melihat setiap dosa dan kebusukkan hati. Namun, menyegarkan jiwa yang hidup dalam kebenaran. Memberikan juga keberanian untuk meneriaki terus-menerus Injil kepada orang percaya yang munafik. Orang percaya yang cinta dunia, orang percaya yang sesat di dalam agendanya sendiri dengan memperalat Yesus., dia kira dengan demikian ia adalah orang Kristen yang beriman.”


“Saya hanya ingin tegaskan kecintaan Anda pada dunia dan hartanya, dan kepalsuan harga diri dan keangkuhan Anda. Merupakan jalan menuju kebinasaan. Kecintaan Anda pada pengandalan diri sendiri cepat atau lambat Anda akan melihat betapa rapuhnya diri Anda. Kita perlu bertobat, kembali pada penyembahan yang benar, kembali pada agenda-Nya Allah atas manusia dan kembali pada teologi Injil yang sejati. Membukakan dosa dan memberitakan pengampunan dan hidup di dalam kemerdekaan untuk menyembah TUHAN dan melaksanakan visi TUHAN.”


“Jika penderitaan membawa kita kepada Injil, maka Allah dengan senang hati membawa kita pada penderitaan berikutnya. Penderitaan bukanlah pilihan, ia adalah kehidupan datang tanpa permisi, pergi memberikan makna bisa juga kematian. Namun semua ini tentang bagaimana Injil juga bukan menjadi hiasan Kristen Anda hanya pengetahuan isi Alkitab 4 kitab Injil. Tetapi Injil yang adalah kehidupan Anda sama seperti penderitaan yang juga realitas hidup Anda.”


“TUHAN, penyertaan-Nya lebih tinggi, lebih berhikmat, lebih bijaksana, dan lebih indah. Ia ada untuk membawa kita pada pengertian kekekalan dan makna sejati. Dan hidup untuk mengerti bahwa diri kita yang kekal untuk menyembah Dia.”


“Neraka sejati adalah ketika Anda di dunia dan Anda tidak sedang menyembah TUHAN tetapi merindukan semua cita-cita untuk menikmati kehidupan yang sama dengan standar dunia dan tidak melayani Dia, tidak menyembah Dia dan tidak pernah benar-benar menginginkan TUHAN dan kesatuan visi dengan-Nya untuk melakukan tujuan mulia Kristus, yaitu keselamatan jiwa-jiwa.”


“Jika Anda tidak melihat hubungan Anda melalui lensa anugerah Allah yang luar biasa, Anda tidak akan melihat hubungan itu secara akurat. Jadi setiap kali kita beribadah bersama tujuan-Nya adalah untuk memikat Anda dengan keagungan kasih karunia Allah sehingga Anda tidak bisa tidak selain ingin menjadi alat anugerah dalam kehidupan orang lain. Manusia tidak menemukan kepuasan sejati dari apa yang ada dalam dunia. Karena ada kematian dalam diri manusia. 

Selamanya kematian ini ada dalam diri dan tidak pernah hidup sampai pada kebinasaan karena manusia menolak untuk hidup dan lebih menyukai kehidupan palsu kemegahan dunia dandalam kekejian kebusukan. Inilah yang Alkitab katakan, menghujat Roh Kudus Kita takut pada cinta yang Radikal itu karena mahal sangat mahal, menyangkal diri harganya.”


“Pengertian neraka yang dangkal adalah ketika kita memikirkan Setan yang memutilasi manusia setelah manusia itu mati. INI TIDAK ALKITABIAH. Neraka adalah kelahiran seorang anak ke dunia, baik itu Anda, saya, anak lainnya. Tanpa kelahiran Baru. Ketika manusia tidak pernah menyembah TUHAN, melayani TUHAN, menikmati keindahan TUHAN, taat berserah kepada TUHAN. Kelahiran Baru hanya ada di dalam Kristus. Itu mengapa Injil harus diberitakan kepada manusia yang tidak pernah lahir baru walaupun ia beragama Kristen dan mereka setiap minggu duduk di bangku Gereja.”


“Saya adalah seseorang yang dihidupkan dari kematian setelah didoakan diserahkan ayah saya untuk menjadi pelayan Allah, tetapi setelah dewasa. Saya harus berkali-kali dihempas sampai akhirnya saya mengerti bahwa yang Tuhan inginkan dari saya, bukan pencapaian saya dan apa yang bisa saya kerjakan untuk-Nya sehingga ada alasan untuk saya bermegah. 

Tetapi tetapi Ia menginginkan kehendak saya untuk berserah total dan taat kepada Kristus sampai napas saya tidak berhembus lagi, ini bukan tentang saya yang hidupkan dari kematian. Tapi tentang Injil yang harus diberitakan. Benarlah apa yang dikatakan Oswald Chambers (1874 -- 1917) ‘Aku membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyadari bahwa Allah tidak menghargai apa pun yang kubawa kepada Dia. Semua yang diingini-Nya dariku adalah penyerahan diri yang tiada bersyarat’”


“Kekristenan perbudakan, akan memerintahkan Anda melakukan ini dan itu, ikuti aturan ini itu dan itu agar Anda berkenan kepada TUHAN.  Ini yang diajarkan Kristen modern. Kekristenan sejati dari Yesus melihat Keindahan TUHAN dan Bammm... Wawwww, 'aku akan melakukan apapun untuk keindahan ini, ini sangat berharga mutiara indah yang berkilau. Aku rela kehilangan semuanya untuk keindahan ini aku terpelongok, WAWWW...  Refleksi Matius 13:14”


"Seseorang Kristen bisa saja berkata mencari kerajaan Allah namun dengan tujuan yang sama yaitu sesuatu yang ditambahkan kepada dia. Dengan kata lain Tuhan yang indah menempel di hatinya adalah segala sesuatu yang ditambahkan itu bukan Yesus."


“Jika orang pekerja mencari segala sesuatu itu dengan sarana bekerja. Maka orang-orang yang mencari kerajaan Allah menjadikan ini sarana untuk sampai pada segala "sesuatu itu Ini celaka benar-benar celaka, sayangnya ini sangat tersembunyi. Refleksi dari, Matius 6:33 (TB)  Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Dan Yeremia 17:9 (TB)  Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya?”


“Roma 8:32 (TB)  Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia? Kiranya kepenuhan Kristus benar tertancap di dalam hati Anda. Bahwa hal yang sangat Anda butuhkan sudah diberikan secara cuma-cuma.”


“Kerohanian yang membusuk, kematian yang adalah definisi Anda sejak dalam kandungan dosa yang memperbudak Anda dan kengerian tanpa harapan lalu Anda mencarinya dari kefanaan yang sia-sia. Namun di atas kayu salib semua itu dibalik oleh Yesus. Bukankah ini Injil ini kabar baik. Dari sini Anda akan mengerti bahwa Salib yang ditaruh di pundak Anda sangat ringan dan menyenangkan. Penderitaan memang akan selamanya menjadi definisi Anda dalam kefanaan. Tapi SALIB KRISTUS selamanya mendefinisi tubuh kekekalan Anda.”


“Tanpa kepuasan, tanpa jalinan ikatan cinta yang sejati dari Kristus meresap ke dalam diri Anda. Maka Anda akan menemukan kasih Anda adalah kasih tanpa damai sejahtera, kasih yang penuh curiga dan kasih yang tanpa kepuasan di dalam pengorbanan. Karena dasar kasih Anda adalah perasaan yang ingin dikasihi juga karena kasih Kristus tidak pernah mendefinisikan diri Anda sehingga Anda mampu menjadi kasih. Puaskan dirimu dalam kasih Yesus setiap saat puaskanlah hasratmu dalam kasih Ilahi kekal itu dalam pengharapan dan kemuliaan. Kiranya Anda bertobat dari kasih rapuh perasaan Anda.”


“Cinta bukan perasaan tetapi diri manusialah pada dasarnya definisi dari cinta kasih namun, masih dalam kerusakan yang harus setiap hari diperbaiki oleh Kebenaran Injil Yesus Kristus. Jika cinta adalah perasaan Anda maka hari ini bisa saja berkata "aku mengasihimu" Tetapi pada lain waktu lahir kebencian. Sekali lagi KASIH bukan perasaan tetapi dirimu, renungankanlah salib Kristus setiap saat sehingga kamu terpikat oleh kasih dan menjadi kasih yang mengasihi sesamamu seperti dirimu sendiri.”


“Setiap kali merenungkan salib, setiap kali Injil diberitakan di sanalah titik di mana saya melihat bahwa saya sangat layak binasa namun pada saat yang sama saya terkagum kagum akan kemuliaan dan keindahan TUHAN. Haruslah telinga kita mendengarkan Injil, haruslah Imajinasi kita disentuh oleh kebenaran ini, haruslah hati kita bergetar karena salib diberitakan dan haruslah pikiran kita memikirkan Injil Kristus ini. Kerugian besar ketika hal rohani terlepas dari pemberitaan Injil salib.”


“Jalan terjal yang kita lalui adalah jalan keindahan yang menakjubkan. Menjadi tujuan kita adalah Tuhan yaitu KEMULIAAN Tuhan yang sempat hilang dari diri kita. Dan oleh salib Yesus dengan cuma-cuma bermandikan Darah yang Kudus, kita menerima kemuliaan yang telah Allah janjikan sejak pemberontakan pertama oleh moyang kita Adam dan Hawa.”


“Ketika saya bercerita Injil kepada orang-orang Kristen mereka beranggapan bahwa Injil bukanlah kebutuhan mereka sekarang. Hal ini menunjukkan satu langkah kemenangan dari dusta pikiran dan perasaan orang-orang Kristen yang setiap hari lebih banyak menerima kotbah dari sih ular tua setan iblis dia yang sama berbincang dengan Hawa dahulu. Kekristenan kita masih sangat mencintai kefanaan hidup. Ini menyedihkan dan kita akan melihat terus realita keringnya kerohanian orang-orang percaya.”


“Terlihat mereka sangat tidak tertarik, mereka mengabaikan Injil. Andai saja kita mengerti dan sungguh memahami bahwa kita lebih berdosa dari yang dapat kita pikirkan. Kita lebih busuk dari yang dapat kita pikirkan dan kebusukan itu adalah maut dan kekeringan kekal dalam kegelapan karena kita telah melawan Allah dan ingin selalu menyelamatkan diri sendiri dengan berasumsi bahwa kita mampu membayar Allah dengan segala pencapaian kita tanpa penyerahan diri. Mungkin kita akan sangat mencintai Injil. Ini baru kemungkinan.

Kiranya berita Salib, hidup yang berpusat pada Kristus hati dan pikiran yang dipenuhi oleh pemahaman yang Alkitabiah tertancap secara mendalam sehingga mata rohani kita melihat keindahan dari cerita Injil Yesus Kristus yaa, cerita yang sangat indah. Sehingga kita bergairah dengan gairah yang dari Roh Kudus menceritakan kembali cerita indah itu.”


“Pertobatan sejati akan membawa Anda pada rasa cinta pada apa yang Yesus cintai dan membenci yang Yesus benci di atas semua itu Yesus adalah pusat dari rasa cinta kekaguman dan cara pandang maupun cara hidup Anda. Disalibkan bersama Yesus mati bersama Yesus. Pertobatan palsu akan membawa Anda pada pengertian agar saya diselamatkan, agar saya lebih baik, agar saya memiliki masa depan, agar saya dan agar saya. Ini sebenarnya keluar dari cara memberontak yang satu masuk ke cara  pemberontakan yang lebih Agamawi sehingga berharap dengan iman yang besar Anda dapat membayar Tuhan "agar saya.”


“Kesesatan mendalam tertancap di dalam pengajaran Kekristenan kita, kita diajak untuk semakin berbahagia, kita diajak untuk berjuang mendapatkan cinta dari dunia. Lalu kita berdoa, lalu kita membesarkan iman agar Tuhan bergerak karena iman kita, seolah-olah Tuhan adalah robot yang harus di isi dengan batrei iman kita sehingga ia memberikan seperti yang kita inginkan dalam doa kita.  Ini gila, benar-benar gila, inilah ajaran Kristen yang berkeliaran di mimbar gereja hari-hari ini.”


“Kita memuliakan sesama manusia lalu kita sakit hati karena manusia itu. Atau kita ditinggalkan oleh karena manusia hanyalah daging yang suatu saat dimakan belatung. Kita memuliakan diri sendiri lalu kita melihat diri kita rapuh lalu kita mencari-cari sesuatu untuk kita salahkan. Kita mencintai perbudakan dosa kita, kita terlalu suka dengan kebebasan palsu menjijikkan dan segala kemegahan fana. Kita semakin dalam memberontak terhadap TUHAN  karena lebih suka mendengar kotbah Sih Ular Tua.”


“Kita mungkin selama ini memandang hidup dengan cara pandang kita yang dipengaruhi masyarakat pada umumnya. Kekristenan kita membutuhkan cara pandang Alkitabiah yang praktis di nama Kristus sebagai pusat dari apa yang kita kerjakan. Mungkin pertanyaan ini bisa menolong Anda, Apa mau Tuhan dari apa yang menjadi realitas hidupku sekarang? Kiranya Pertanyaan membawa Anda pada cara pandang bahwa Tuhan bukan abstrak tetapi seseorang Ilahi yang bersama Anda Dia memiliki maksud dan visi.”


“Memasuki ruang hidup tidak membosankan, meskipun melelahkan menemukan Identitas diri dari aliran darah dan tubuh yang tercabik dalam kehinaan.”


“Kekristenan tanpa penyerahan diri tanpa ketaatan kepada Yesus adalah iman palsu kepercayaan palsu ini adalah penyembahan berhala dan itulah realitanya.”


“Kekristenan mengabaikan Ketaatan kepada Firman Alkitab, Penyerahan kepada Ke-Tuhanan Yesus. Dan kepercayaan yang membentuk satu kehidupan yang menyangkal diri adalah Kekristen palsu yang terjebak dan tersesat dalam pemikiran dan perasaan yang dipenuhi dosa, kematian dan kebusukkan.”


“Satu hal yang saya sadari, apa pun yang saya kejar, apa pun yang saya gumulkan dan apa pun itu yang terlihat menyenangkan saya pada dasarnya berlari melangkah menuju liang kubur yang kapan saja bisa sampai tanpa aba dan pemberitahuan. Jadi adakah Injil yang menyenangkan saya, adakah salib jalan saya, adakah penyangkalan diri, adakah cita-cita saja menjadi sangat tidak berguna ketika melihat cita-cita Kristus yang menyadarkan akhir dari perjalanan adalah tubuh jasmani yang membusuk. Ampunilah manusia yang bodoh ini TUHAN.”

Kiranya setiap kata-kata rohani kristen atau quote Kristen kata-kata mutiara di atas menguatkan kehidupan Anda, bahkan memberikan kepada Anda pemahaman yang lebih mendalam lagi tentang Kekristenan. Bacalah Alkitab Anda, renungkanlah itu dan bertumbuhlah di dalam Kristus. Saya berdoa kiranya Roh Kudus membukakan kepada Anda pengertian demi pengertian akan Injil yang sejati, bukan Injil sesat palsu yang menjadikan Anda semakin cinta diri sendiri tetapi tidak cinta TUHAN. 

Posting Komentar untuk "Kata-kata Bijak Kristen"