Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan Pagi Keluarga Kristen 2021 Oktober Bahan Saat Teduh

Renungan Pagi Keluarga Kristen 2021 Oktober Bahan Saat Teduh

Renungan Kristen Seri tanggal 6-10 Oktober

Ketika Kristus menjadi pusat kehidupan, pertumbuhan iman haruslah menjadi yang utama, kehidupan rohani yang semakin sehat. Haruslah  kehidupan Kristen kita, terus berjalan untuk semakin serupa Kristus, semakin mengasihi apa yang Kristus kasihi dan membenci yang Yesus benci.

Berjuang untuk tetap ada dalam kehidupan yang kudus, kehidupan yang suci, kehidupan yang mengasihi jiwa-jiwa. Di  mana Yesus disalibkan untuk menyelamatkan jiwa yang terhilang, jiwa yang mati untuk dapat bangkit kembali bersama-sama dengan Dia. Hidup dalam kemuliaan Allah dan terus menikmati kemuliaan itu, sampai selama-lamanya.

Renungan pagi, saya berdoa kiranya melalui renungan kali ini, kehidupan Anda semakin betumbuh, bertobat dan melihat hanya kepada keindahan Kristus. Kuasa yang benar-benar besar dan baiklah Anda dan saya kagum hanya kepada kuasa yang besar ini dan hidup untuk memuliakan dan kagum pada di dalam kemuliaan dan kebesar Allah, semakin hari semakin mengasihi jiwa-jiwa.

Renungan Pagi Keluarga Kristen 2021 Oktober Bahan Saat Teduh

1. Manis seperti madu

Bacaan Injil Renungan Keluarga Harian 6 Oktober 2021

Ayat Alkitab Amsal 16:24

Amsal 16:24 (TB) Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang.

Terkadang hati saya lebih dipenuhi oleh kedengkian daripada rasa syukur dan mulut saya lebih banyak mengucapkan keluhan daripada rasa syukur dan mulut saya lebih banyak mengucapkan keluhan daripada pujian. Terkadang saya lebih memilih kesembuhan saya dari rsasa sakit daripada manisnya kehadiran Allah. ~ Paul David Tripp “Penderitaan” 159

Saya langsung saja, ini bukan tentang perkataan yang manis dari sesama, bukan juga sebuah kata penghiburan bagi diri bahwa semuanya baik-baik saja. Bukan juga sebuah pujian bahwa Anda seorang yang luar biasa dan pandai. Padahal Anda pemalas dan tidak pernah mengerjakan sesuatu dengan sungguh-sungguh.

Perkataan yang menyenangkan di sini, saya tidak ingin Anda salah memahaminya. Saya tidak ingin Anda berbohong untuk sesuatu yang menyenangkan. Maka Anda tidak tegas terhadap diri Anda untuk meninggalkan dosa. Untuk sesuatu yang menyenangkan maka Anda sebagai  pengkotbah berusaha menyenangkan telinga pendengar Anda, maka Anda berbohong. Ketika melakukan hal baik, maka tingkap langit terbuka. Pengkotbah yang demikian harus bertobat.

Hanya perkataan Allah, yang benar-benar menyenangkan, firman adalah makanan rohani, suatu kesukaan bagi kehidupan yang telah ditebus dengan darah yang mahal. Kristus yang telah menjadi manusia, disalibkan dan bangkit. Ini semua tentang Anda dan saya mati atas dosa dan bangkit untuk hidup bersama-sama Roh Kudus dan berjalan di jalan menyakitkan. Karena jalan ini melawan natur  Anda dan saya yang berdosa dan membawa kita pada rasa manis yang sejati, kesenangan yang sejati kekal.

Pemazmur dengan jelas memberikan kepada kita, bahwa yang manis bagi diri, hanyalah janji Allah (Mazmur 119:103). Madu ini berisi kehidupan kekal, kemuliaan yang hilang ada dalam Dia, Dia yang telah disalibkan dan menghidupkan manusia yang mati.

Rasa manis setiap ayat firman, merupakan kasih karunia yang besar, Anda dan saya dapat mengerti firman karena Roh Kudus ada dalam kita, Roh Kudus bersemayam dan kehidupan kita diperbaharui dari hari ke hari. Oleh kuasa Ilahi dari Allah Roh Kudus, dijadikan baru dan hidup hanya untuk menikmati kemuliaan Allah melalui Alkitab yang kita sukai, firman yang memperkenalkan kita, Allah yang menyelamatkan kita dari kutuk dosa yang mengerikan.

Kesenangan hanya ketika kekudusan yang Kristus berikan benar-benar ada di dalam kita, marilah kita berjuang untuk hidup dalam kekudusan. Kesenangan dan kegemberaan ketika firman meresap di dalam hati dan pikiran, berdoalah sehinga Roh Kudus benar-benar nyata bagi Anda dan saya ketika kita mempelajari firman. Dan tidak ada kesenangan dalam kehidupan tanpa firman Allah, tidak akan pernah ada kegembiraan ketika Kristus tidak menjadi pusat kehidupan Kristen Anda dan saya.

Baiklah perkataan yang menyenangkan itu, sekarang menjadi bagian Anda dan saya secara nyata, yaitu firman Tuhan, yang direnungkan siang dan malam.

Injil yang menyatakan bahwa Anda dan saya layak binasa. Namu puji Tuhan karena kebesaran belas kasihan Allah, maka kita menerima Kristus sebagai milik berharga. Dia bersama kita dan kita bersama Dia untuk semakin serupa dengan Dia selama-lamanya.

Terimakasih untuk firman yang menyenangkan, untuk hati yang baru dikuasai Roh Kudus, sehingga aku dapat merasakan kebenaran-Mu. Begitu menyenangkan, perkataan-Mu yang mendidik membuatku semakin sadar akan kehidupanku yang berdosa dan harus membenci dosa. dan terimakasih untuk janji-janji-Mu yang terus Kau nyatakan di dalam kehidupanku. Amin.


2. Madu dan gandum

Bacaan Injil Renungan Keluarga Harian 7 Oktober 2021

Ayat Alkitab Mazmur 81:17

Mazmur 81:16 (TB) Tetapi umat-Ku akan Kuberi makan gandum yang terbaik dan dengan madu dari gunung batu Aku akan menyenangkannya.

Saya sangat senang bangun tidur di pagi hari. Saya sangat menyukai fakta bahwa oleh kasih karunia Allah, saya menginvestasikan karunia-karunia saya setiap harinya dalam hal-hal yang memiliki signifikansi kekekalan. ~ Paul David Tripp “Penderitaan” 180.

Gandum dan madu dari Tuhan, tidak selalu baik bagi Anda dan saya, meskipun manis tetapi pada dasarnya pahit bagi tubuh berdosa kita. Gandum yang menyenangkan dan mengenyangkan, akan sangat kurang, ketika daging ingin dipuaskan oleh dosa. karena itu Anda dan saya harus berjuang bersama Kristus untuk mematikan dosa-dosa kita. 

Karena baik itu madu dari Allah dan gandum dari Allah, dapat juga berupa didikan Allah (Ibrani 12). Saudaraku, madu dan gandum bagi Kristus adalah cawan murka Allah (Filipi 2), di mana kemuliaan dari Allah bagi Kristus diawali dengan kesakitan, rasa malu, kesepian, difitnah, diludahi dan mati sebagai seorang penjahat. 

Saya ingin Anda mengerti bahwa cara Allah, menyenangkan Anda dan saya dengan kesenangan sejati. Tidak akan pernah sama dengan apa yang ada di pikiran Anda, menyenangkan bagi kita selalu membawa kita pada kebinasaan dan terus kehilangan kemuliaan Allah.

Saya ingin Anda mengerti bahwa Kristus adalah Roti kehidupan, makanan yang sangat Anda dan saya perlukan, keinginan terdalam diri kita adalah Injil. Di mana Kristus dan pengorbanan-Nya dikabarkan, di mana kasih-Nya satu-satunya sumber sukacita sejati dan didikan-Nya adalah kesukaan sehingga kita semakin hari semakin serupa dengan Kristus saja.

Saudaraku, madu dan gandum dari Allah, merupakan makanan kekal, kalau pun adanya berkat jasmani, itu adalah bonus. Semua itu untuk memberitahukan Anda dan saya untuk selalu melihat kepad Dia yang mengaruniakan Kristus, yang melepaskan kita dari dosa, membawa kita pada hati dan pikiran yang kudus untuk semakin membenci dosa.

Bersukacita dalam rancangan kekal Allah, inilah makanan itu, gandum dan madu dari Allah. Hidup dalam Kristus, melayani Dia bersukacita dalam Dia dan memuji dan memuliakan Allah Bapa. Menyembah dan melihat bahwa diri Anda dan saya tidak ada samasekali hal-hal yang perlu dipertahankan, tidak ada kebenaran yang ada dalam diri kita dan tidak ada hal yang dapat kita berikan kepada Allah, selain dosa dan semua dos aitu diubah menjadi kemuliaan oleh karena Kristus telah menerima hukuman dosa dan kita diberikan kebenaran Kristus.

Makna kasih yang luar biasa besar, kita diberikan secara Cuma-Cuma kekudusan, kebenaran, dan kesucian. Untuk hidup dalam pertobatan setiap hari, hidup dalam kesukaan akan kemuliaan kekal dari Allah. Madu dan gandum itu adalah kemuliaan yang sangat kita perlukan. Hanya ketika Kristus menjadi pusat, hanya ketika Injil satu-satunya yang kita tanamkan di hati dan pikiran setiap hari. Maka manisnya madu, manisnya firman Allah dan rasa kenyang dari Allah, penuh karena Allah yang menciptakan kita.

Maka akhirnya tujuan kita berikutnya adalah melayani sesama. Membagikan madu yang manis itu, berbagi gamdum yang mengenyangkan memuaskan itu dan hidup bagi sesama kita sehingga. Lahir pertobat-petobat yang mengasihi Kristus, rela berkorban untuk Kristus dan hidup dalam kemuliaan setiap hari. Hanya untuk Kristus saja dimuliakan dan dikabarkan dalam kehidupan yang sementara saat ini.

Bapa yang sangat benar, aku bersukacita di dalam didikan-Mu itu adalah gandum dan roti, sukacita sejati yang merusak kecenderungan berdosaku. Dan aku dapat merasakan bagaimana kasih-Mu mengalir dalam hidupku dan aku akan selalu ingin merasakan kehadiran Kristus saja dan biarlah aku melayani Kristus saja, kuasa Roh Kudus yang aku inginkan selalu. Amin.


3. Lihatlah esensi!

Bacaan Injil Renungan Keluarga Harian 8 Oktober 2021

Ayat Alkitab Yesaya 5:12

Yesaya 5:12 (TB) Kecapi dan gambus, rebana dan suling, serta anggur terdapat dalam perjamuan mereka, tetapi perbuatan TUHAN tidak dipandangnya dan pekerjaan TUHAN tidak dilihatnya.

“Kesibukkan alkitabiah yang baik adalah pertahanan yang kuat terhadap keraguan yang melemahkan. Semakin Anda terlibat dalam  hal-hal devosional, pemuridan, dan misi, di mana Allah memanggil anak-anak-Nya, semakin Anda akan diingatkan akan berkat luar biasa dan tujuan kekal dari menjadi seorang anak Allah dan bagian dari misi penebusan Allah yang tidak terhentikan” ~ Pual David Tripp “Penderitaan” 101.

Kehidupan Kristen kita haruslah melihat hal-hal yang menjadi dasar iman. Melakukan pelayanan yang benar-benar penting dan meninggalkan segala hal yang merintangi kita dan melihat hanya kepada Kristus yang disalibkan. Dia yang memberikan diri-Nya, sehingga kita dapat hidup berkenan di hadapan Allah, merasakan kehidupan yang diperbaharui dan kehidupan yang benar-benar menikmati Allah dan segala perbuatan-Nya.

Kita harus peka pada pelayanan yang tidak penting, pelayanan yang hanya menguras tenaga. Tetapi tidak berfokus pada apa yang Allah kerjakan, tidak memuliakan Allah dengan cara-Nya Dia dan tidak mengutamakan Dia. 

Saudaraku, semua hal yang lahir dari hati dan pikiran kita yang secara alami, tidak serta merta memuliakan Allah, jika itu tidak Ia kehendaki. Kita harus secara serius bergumul, kita harus secara serius menayakan Allah, apa yang ingin Ia kerjalan melalui diri kita, untuk jangka panjang. Baik itu dalam pekerjaan dan pelayanan. Bacalah Alkitab, berdoalah senantiasa untuk menikmati keindahan dan kebenaran-Nya.

Tentunya bukan tentang kita dan kemuliaan kita dan semua yang kita rindukan. Tetapi sesuai dengan apa yang Allah rindukan dan inginkan. Baiklah kehendak kita, kita samakan dengan apa yang Allah inginkan. Tunduk dan taat kepada-Nya. Dengan mata melihat kepada salib Kristus yang mendatangkan kekuatan, sekacita, kelegaan karena dosa telah diampuni.

Kristus Injil adalah esensi Kekristenan, pusat dari iman, di mana haruslah kita percaya kepada Dia, menaruh kehidupan kita yang fana kepada-Nya. Dan melaksanakan semua perintahnya di dalam kehidupan yang baru bersama Dia.

Hanya ketika Roh Kudus tinggal di dalam kita maka kita mampu meliha esensi Kekristenan, Yesus yang disalibkan, merasakan semua hukuman dosa, merasakan semua cara pandang yang baru. Berdoalah untuk secara serius meminta belaskasihan Allah, berdoalah untuk esensi ini, yaitu berdoa untuk hati yang terus-menerus diubahkan di dalam Kristus, hati yang diperbaharui oleh Roh Kudus dan pikiran yang penuh dengan kebenaran Firman Tuhan.

Tidak ada yang lebih penting dari Injil, kehidupan yang dibawa untuk berserah kepada Kristus, Kristus yang adalah kepala dari kehidupan Kristen. Di mana kita yang mengaku percaya, diajak untuk hidup kudus, hidup melihat kepada karya keselamatan, mengenal sifat-sifat Allah, kagum kepada Allah dan menyembah Dia dalam Roh dan kebenaran. 

Kagum berarti mengenal yang dikagumi, Dia bukan hanya membuat kita kagum, Kristus mau kita bersama-sama dengan Dia dan Dia bersama kita, setiap langkah kita bersama Dia, beserta Dia, karena kita adalah milik kesayangan Allah, maka Yesus akan sangat keras untuk melepaskan kita dari dosa kita.

Memang saya aku itu sakit, bahkan terkadang saya sendiri ingin pergi dari hadirat Yesus, tetapi didikan Kristus, membawa kepada hidup, untuk tetap bersuka ketika Kristus benar-benar indah dalam kehidupan dan kita dapat menemukan bahwa Kristus semakin nyata dalam hari-hari yang dilalui.

Bawa terus diriku kepada Kristus yang adalah dasar dari semua yang hidup. Dan kehidupanku. Menemukan keindahan dan Dia di dalam lubuk hati. Merasakan bagaimana Allah bekerja untuk mendatangkan kebaikan. Untuk memuji kemuliaan-Nya dan merasakan kehidupan yang bersukacita dalam pelayanan yang dipercayakan. Amin.


Baca Juga:

4. Hati yang penuh firman

Bacaan Injil Renungan Keluarga Harian 9 Oktober 2021

Ayat Alkitab Amsal 4:23

Amsal 4:23 (TB) Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

“Saat kita menghadapi kesulitan, penting bagi kita untuk selalu mengkotbahkan teologi kehadiran Tuhan kepada diri kita sendiri.” Paul David Tripp “Penderitaan” 151.

Hanya Kristus yang layak menerima hati dan pikiran kita secara menyeluruh, ketika kita sadar akan kasih karunia begitu besar. Yang diberikan kepada pendosa besar seperti Anda dan saya, baiklah kita hidup dalam pertobatan terus-menerus. Hanya Kristus yang layak, Dia yang kudus dan suci, Dialah yang menguduskan hati dan pikiran kita, sehingga Anda dan saya menjadi seseorang yang memancarkan kehidupan.

Injil adalah berita baik, yang diawali dengan kabar yang sangat buruk, kabar kematian kekal yang manusia layak terima. Manusia yang berdosa ada di bawah murka Allah, manusia berdosa artinya ia mati secara rohani, kehilangan kemuliaan Allah, menjadi orang-orang yang malang dengan segala kegemilangan dunia saat ini.

Hati yang dijaga, merupakan hati yang dipenuhi Injil, namun untuk bisa memiliki hati yang penuh dengan Injil. Mari bersama-sama kita mengerti tentang Injil. 

Injil dimulai dari Allah yang berjanji, Allah yang akan menyelamatkan manusia, maka Ia dengan segala kuasa, menjadikan bangsa melalui satu orang saja. Di mana keturunan satu orang tersebut, akan menjadi berkat bagi  bangsa-bangsa. Kegenapan berkat Abraham, adalah Yesus Kristus yang disalibkan.

Injil tentang Kristus yang disalibkan, kepada-Nya ditimpakan segala dosa, kesalahan Anda dan saya. kita yang selayaknya binasa, menerima kebenaran dari Kristus. Mata rohani yang dibukakan oleh kuasa Roh Kudus, melihat betapa besarnya dosa-dosa Anda dan saya. 

Kita memiliki cara pandang baru tentang dosa, kita mengerti apa yang Alkitab katakana tentang dosa dan kita dengan duka yang mendalam bertobat, datang kepada Yesus dan memberikan semua  kehidupan untuk menjadi milik Yesus. Hanya ketika Anda dan saya menjadi milik Yesus, maka hati kita terjaga dan ditawan oleh kaindahan dan kemuliaan Kristus.

Hati yang memiliki kehidupan, pikiran yang memikirkan kehidupan kekal. Inilah cara pandang baru, kehidupan yang penuh belas kasihan, melihat penderitaan sebagai kerohanian yang mati. Setiap orang membutuhkan Injil, hati yang penuh dan puas oleh Injil pasti akan memberitakan Injil.

Dalam kesusahan, Injil adalah kehadiran Allah bagi kehidupan. Dalam kehidupan sehari-hari, Injil menunjukkan betapa kehidupan harus memancarkan kehidupan yang sejati. tanpa kepura-puraan dan kehudupan yang terus diubahkan oleh Injil Yesus Kristus.

Bawalah aku ke dalam kehidupan yang ada di dalam kepenuhan di dalam Kristus, sehingga hati dan pikiranku ditawan oleh Kristus saja dan ingin selalu menyenangkan Dia. Baiklah kasih itu melimpah di dalam hatiku dan aku terus hidup untuk memancarkan cahaya Injil Yesus Kristus. Amin.


5. Berita yang menyenangkan

Bacaan Injil Renungan Keluarga Harian 10 Oktober 2021

Ayat Alkitab Kolose 1:27 (Terjemahan sederhana Indonesia)

Kolose 1:27 (TSI) Berita Allah itu sangat menyenangkan dan sangat indah untuk semua orang – termasuk kalian yang bukan orang Yahudi. Dan inilah intinya: Biarlah Kristus hidupd di dalam hatumu! Karena Roh Yesus berada di dalam hati kita, kita semakin yakin bahwa kta akan masuk ke dalam kemuliaan Allah di surga.

“Tangisan memohon pertolongan dan pengakuan akan pergumulan adalah tempat di mana kedamaian dan penghiburan yang sejati ditemukan. Mengapa? Karena Ia, yang kepada-Nya Anda berseru dan mengaku, sudah pernah berada dalam posisi Anda.” ~ Paul David Tripp “Penderitaan” 115.

Untuk mendapatkan hati yang berdosa dan pikiran yang berdosa, untuk mengubahkan dari yang mati menjadi hidup. Maka Kristus merelakan diri-Nya untuk merasakan penderitaan, di mana Ia disalibkan, Ia menjadi dosa dan ditinggalkan oleh Allah Bapa. 

Kasih yang sempurna dari Allah yang sempurna, digenapi di dalam Yesus Kristus, barangsiapa percaya artinya taat kepada-Nya. Kehidupan yang diperbaharui oleh Roh Kudus, rohani yang mati dibangkitkan dan kehidupan yang hari lepas hari semakin membenci dosa dan semakin mengasihi Injil Yesus Kristus dan segala perbuatan Kristus saja yang direnungkan dan dikerjakan dan diberitakan.

Kabar baiknya, ketika Anda dan saya percaya, kita bertobat dan Kristus ada di dalam hati untuk menjadi satu-satunya penjara kasih yang meluap. Memuaskan yang dahaga dan memberikan makan bagi yang lapas. Sehingga kemuliaan Allah semakin nyata, kehidupan yang diciptakan untuk kemuliaan hanya dapat dipuaskan oleh kemuliaan. Hanya ketika kemuliaan Kristus ada di dalam kita, kita dibenarkan dan dikuduskan. Maka kemuliaan Allah menjadi satu-satunya tujuan hidup.

Yesus telah menerima semua hukuman dosa, Ia merasakan kesepian kita, Ia merasakan secara sempurna arti dari kehilangan kemuliaan Allah, maka dari itu setiap permohonan ampun, rasa bersalah akibat dosa. pertobatan yang sejati, Ia sangat mengerti betapa jiwa Anda merasa, ketika Anda di dalam Dia. Penderitaan yang diakibatkan banyak hal, badai yang tidak akan berlalu.

Tetapi ketika Kristus ada di dalam kita, bukan pemulihan yang penting, bukan badai yang berlalu yang penting. Bukan tingkap langit yang terbuka yang mencurahkan berkat-Nya yang penting. Yang penting sekarang adalah kristus, kekudusan hidup dan kemuliaan yang dinikmati setiap hari. Damai sejahtera yang dihasilkan oleh-Nya. Karena Dia ada di dalam hati, menjadi satu-satunya yang berharga dan menghidupkan kembali yang mati.

Kasih karunia yang besar dari priabadi sempurna, baik kasih dan keadilan-Nya. Berkat yang melimpah dari Allah yang suci dan kudus, segala pujian bagi Allah karena kasih karunia-Nya. Tuhan terimakasih untuk kasih yang begitu sempurna, anugerah yang memberikan aku kehidupan baru dalam Kristus, penuh makna. Amin. 

Baca Juga: Renungan Saat Teduh 1-5 Oktober 2021 

Posting Komentar untuk "Renungan Pagi Keluarga Kristen 2021 Oktober Bahan Saat Teduh "