Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan Lukas 11:9 Apa yang Harus Kita Minta?

Renungan Lukas 11:9 Apa yang Harus Kita Minta

Seri Pertama

Artikel ini ditulis pada 23/08/202

Judul; Doa yang Mendalam

Lukas 11:9 (TB) Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagi kamu.

Perkataan Yesus yang sangat menghibur hati. Tetapi hal ini adalah definisi doa yang begitu dalam apabila kita memperhatikan dan merenungkan apa yang menjadi maksud utama Yesus. “Mintalah” maka akan diberikan. Kecenderungan kita sebagai manusia adalah mencintai dan menyukai hal-hal yang indah dalam dunia ini. Mewah menurut ukuran kita.

Maka tidak heran setiap bulan. Akan selalu ada androit keluaran baru yang lebih indah dan canggih. Motor dan mobil keluaran baru, ada juga istilah motor costum motor lama yang sudah berkarat diperbaiki bagian dalam dan luar agar lebih indah dan modis. Dan alam yang memberikan kebahagian tersendiri ketika mata kita melihat pemandangan. 

Rumah yang mewah memberikan warna-warna indah. Semua itu ada dan kita sukai karena kita akan selalu menginginkan keindahan.

Maka tidak jarang dalam doa-doa kita, kita meminta dan memohon pada Allah untuk mendapatkan barang mewah dan indah atau berdoa untuk dapat liburan, melihat alam yang indah. Kita selalu saja memohon apa yang kita mau dan butuhkan. Inilah kecenderungan manusia. 

Apakah hal-hal ini yang Yesus maksud? Carilah, Ketuklah, dan mintalah! Apakah ini kedalaman dari doa? Mari kita lanjutkan.

Dunia ini telah dikutuk, Kejadian 3, sangat jelas setelah Adam dan Hawa jatuh dalam dosa memberontak, tumbuh semak duri. Maka dunia yang baik dan indah ini telah manusia definisikan dan setiap hal yang manusia definisikan pasti mendatangkan malapetaka. Sebab akar dari definisi manusia adalah dusta ular. 

Jadi setiap kecenderungan kita manusia doa-doa alami dari dalam diri kita hal-hal itu adalah dosa karena bukan definisi Allah tetapi definisi kita yang telah iblis tanam dalam hati kita, kecenderungan inilah yang harus kita ubah. Jadi siapa yang ada di dalam Kristus ia adalah ciptaan baru yang lama sudah berlalu sesungguhnya yang baru telah datang. 

Ketika kita percaya pada Yesus dan kita hanya memandang pada Yesus, hidup-Nya dan salib-Nya. Karya keselamatan yang sempurna. Maka kecenderungan serakah kita, kita tinggalkan karena kita tahu keidahan-keindahan dunia ini adalah dusta.

Lalu apa yang menjadi maksud Yesus dalam Lukas? Sebelum saya menjelaskan saya akan memberitahukan janji Yesus.
Matius 6:8 (TBJadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.
Konteks Matius ini Yesus menegur bahwa doa yang dalam adalah doa yang tidak bertele-tele seperti orang Farisi. Allah sudah tahu kebutuhanmu.  Lalu untuk apa berdoa? Pertanyaan yang bagus. Kita kembali ke konteks Lukas.
Lukas 11:13 (TBJadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.
Mengapa harus berdoa? Kita yang adalah ciptaan baru dalam Kristus masih mempunyai kecenderungan lama. Maka hal ini harus diperbaharui dari hari ke hari oleh kasih karunia Yesus dan hal ini jauh lebih penting. Maka doa-doa kita tidak lagi berpusat pada apa yang kita mau tetapi pada keinginan Bapa. 

Kita harus sadar bahwa maksud dari Yesus, “minta, cari, dan ketok.” Adalah segala sesuatu yang berpusat pada rencana Allah, Allah memberikan Roh Kudus.
Yohanes 14:26 (TB) Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu. 
Doa yang dalam, selalu saja berdoa agar Roh Kudus bekerja dalam diri kita untuk kemuliaan Allah, Injil semakin jelas kita mengerti. Mengubahkan watak kita, sehingga orang lain mendengarkan Injil dari kita, dan pada akhirnya mereka percaya diselamatkan melalui doa-doa kita yang dimanifestasikan secara nyata oleh Roh Kudus melalui keseharian kita. 

Roh Kudus yang akan menginsapkan kita dari dosa-dosa kita, menuntun kita untuk melihat hanya kepada keindahan Kristus sehingga hanya Dia saja tujuan kita. Dia yang menjadi dosa menebus kita, Dia dihina agar kita dimuliakan dihadapan Bapa. 

Dia menanggung hukuman dosa kita supaya kita yang sangat berdosa ini mendapatkan keselamatan. Roh Kudus yang menuntun kita agar kita mengerti Injil sejati. Kini hati kita benar-benar baru dalam Kristus hanya Kristus yang paling Indah.

Kebutuhan kita Allah penuhi tetapi bukan itu tujuan kita menyembah Allah dalam Yesus. karena kita mengasihi Allah, begitu besar kasih Allah Ia mengaruniakan Yesus agar kita diselamatkan.

Doa yang menjadi kebutuhan mendesak umat manusia adalah doa yang meminta tuntunan Roh Kudus agar Injil semakin jelas, Injil yang mempengaruhi seluruh tindakan orang Kristen.
Yohanes 14:21 (TB) “Barang siapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barang  siapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi Dia dan akan menyatakan diri-Ku kepada.”
Yohanes 14:34-35 (TB) Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.

Saya berdoa kiranya Anda yang membaca Artikel ini, Anda semakin mengerti Injil dan tahu apa yang menjadi Visi Allah dalam hidup Anda. AMIN 

Seri Kedua

Ayat Alkitab Lukas 11:9

Judul Renungan; Apa yang harus kita minta?

Lukas 11:9 (TB) Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah maka kamu akan mendapatkan, ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.

Jika ada yang lebih penting dari Roh Kudus, yang tinggal di dalam hati. Maka selamanya Anda menemukan kehidupan yang benar-benar kosong, kering dan tidak berguna. Kehidupan yang ada di dalam kebutuhan yang tidak ada habisnya. Hidup, didasarkan pada keinginan hati, keinginan mata dan keangkuhan hidup. Itu adalah permintaan yang paling menyesatkan selama kehidupanya berlangsung.

Ketika Yesus mengajari para murid, untuk secara serius meminta, secara serius mengetuk bahwa Allah akan menberikan apa yang mereka inginkan. Bukan berarti keinginan alami manusia, yang sama dengan keinginan dunia yang sesat dan membawa pada kebinasaan kekal. Baca Juga: Saat Teduh Pagi ini

Yesus tidak sedang memisahkan permintaan Anda dan saya dari kekudusan hidup. Sebab keutamaan kehidupan adalah kekudusan, keindahan dan menikmati di dalam Dia. Sebab tujuan Anda dan saya ada hari ini untuk hidup dan bernapas. Adalah untuk hidup dalam kemuliaan, memuliakan dan terus dikuduskan di dalam Kristus sebab Dia telah membeli kita dengan darah yang mahal.

Permintaan yang Yesus ajarkan haruslah meminta sesuatu dengan sistem nilai hidup yang kekal, kehidupan abadi. Kehidupan yang tidak mengasihi dunia, mencintai dunia dan segala kefanaan. Anda tidak akan mendapatkan apa-apa, ketika permintaan Anda ada di dalam kesesatan, ada dalam nafsu yang menyesatkan dan berakar pada hati yang menyembah berhala.

Karena pada akhirnya permintaan Anda dan saya haruslah didasarkan pada ketundukan kepada Allah yang kekal. Permintaan kita harus selaras dengan kehendak kekal Allah bagi dunia. Di mana Anda dan saya bekerja untuk bagian terkecil dalam kemajuan pemberitaan Injil dan merasakan bagaimana sukacita yang berasal dari Allah itu memenuhkan kehidupan. 

Permintaan yang memberikan terang bagi hati dan membukakan mata hati kita untuk semakin hari melihat rancangan Allah bagi kehidupan. Rancangan kekal, rancangan abadi yang berasal dari-Nya dan akan memenuhkan jiwa yang telah hidup di dalam Kristus. Bagi pekerjaan kekal dan penuh makna yang berasal dari Kristus.

Lalu apa yang harus Anda dan saya minta untuk dapat selaras dengan kebenaran Injil yang sejati?

Kita masuk ke (Lukas 11:13), betapa permintaan yang baik itu adalah permintaan akan Pribadi yang selalu ada bersama-sama dengan Anda dan saya hari-hari ini. Yesus mengundang para murid, Anda dan saya. untuk meminta Roh Kudus, Dia adalah Allah yang berkuasa. Dia yang berjalan-jalan bersama-sama dengan kita, berdoalah dan mintalah untuk hati yang semakin hari semakin peka kepada-Nya, semakin melihat bagaimana Roh Kudus bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang ada di dalam kasih-Nya.

Kita yang ada di dalam Kristus haruslah hidup dalam Roh, setiap hari hidup penuh dengan pengharapan, yang berasal dari Roh Kudus yang bersama-sama dengan kita. Di mana Roh Kudus yang menjadi puncak dari permintaan yang harus kita minta setiap hari kepada Allah, berdoa untuk kepenuhan akan Dia, dipenuhkan untuk hidup bagi kemuliaan Allah dan menikmati kemuliaan yang berasal dari Dia saja. 

Baca Juga: Renungan Roma 10:17

Hanya ketika Roh Kudus di dalam kita dan kita di dalam Kristus maka kita diubahkan untuk menjadi seperti Kristus, hidup yang mengejar untuk taat kepada Allah Bapa, hidup yang untuk memuliakan Allah Bapa dan hidup yang selalu dan selalu berpusat pada Yesus saja. Setiap hari setiap saat hanya Dia yang menjadi kesempurnaan di mana hati dan pikiran kita terarah, hanya kepada Kristus yang telah disalibkan.

TUHAN, kami memuji Engkau yang kudus yang mulia, Engkau yang mengasihi kami dan Engkau yang telah memberikan kepada kami kasih  karunia yang melimpah dan bersuka di dalam-Mu. Tuhan tolong aku, mampukan kami, kuatkan kami dan nyatakan kasih karunia-Mu sehingga kami dapat merasakan betapa nyata dan benar-benar ada penyertaan dari Roh Kudus. Di dalam nama Yesus. Amin.

Posting Komentar untuk "Renungan Lukas 11:9 Apa yang Harus Kita Minta?"

 Klik Gambar di Bawah Untuk Memberikan Persembahan

 

Klik gambar untuk mendapatkan sumber 
daya renungan berpusat pada Injil