Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan Mazmur 119:10 Mencari TUHAN Dengan Segenap Hati


Ayat Alkitab Mazmur 119:10

Judul Renungan: Mencari TUHAN dengan segenap hati 

Mazmur 119:10 (TB) “Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu.” 

Nafsu orang muda, hanya bisa mati, ketika ia secara sengaja dimatikan oleh pedang tajam yaitu Firman TUHAN. 

Kehidupan Kristen sejati, hanya akan memiliki satu fokus dan satu tujuan satu cita-cita. Yaitu semuanya berpusat kepada Kristus. Kristus lah cita-cita itu dan Kristus lah yang menjadi fokus dari jiwa, kehidupan yang selalu ingin dipenuhi oleh berkat rohani yang hanya berasal dari Kristus saja.

Nafsu daging begitu kuat menguasai manusia, tidak ada satupun manusia yang dapat menahan nafsu ini, jika ia tidak ada di dalam Kristus. Ia hanya budak dari nafsu daging. Mencari Tuhan berarti bercerai dari dunia, meninggalkan cinta yang lama, lalu menjalani kehidupan baru dengan cinta sejati yaitu Yesus Kristus. 

Anda tidak akan dapat menyimpan perintah Tuhan di dalam hati dan taat kepadanya. Jika Anda belum percaya kepada Kristus. Tidak ada kehidupan di luar Kristus, yang ada hanya kematian dan kelamnya jurang maut.

Kerpecayaan yang saya maksud bukanlah hanya percaya DIA adalah Tuhan dan Juruselamat. Terlalu dangkal bagi saya kepercayaan yang demikian. Kepercayaan yang demikian juga dimiliki oleh bapa dusta, setan dan antek-anteknya. 

Yakobus 2:19 (TB) “Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik? Tetapi setan-setan pun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar.”

Kepercayaan yang saya maksudkan adalah memberikan diri dan hak diri dan melihat betapa besarnya dosa-dosa, baik itu dosa duniawi dan agamawi yang samasekali tidak rohani. Kita orang munafik, bobrok dan seringkali tidak cinta pada Tuhan.

Saya mengajak Anda untuk merenungkan, bagaimana hati dan pikiran kita dapat menyimpan Firman. Jika setan percaya dan tidak taat, maka ada ajakan kepada Anda untuk percaya Kristus dan taat kepada-Nya saja.

Untuk taat kepada Allah Anda harus menyimpan Firman di dalam hati, Jika secara praktis yang saya pelajari ada lima tahap;

1. Mendengar firman 

2. Membaca Firman dengan teliti

3. Mempelajari sungguh-sungguh

4. Menghafalkannya setiap hari

5. Merenungkannya setiap saat

Saya tidak menjelaskan 5 tahap di atas dengan detail, namun intinya langkah praktisnya. Jika hati Anda saat ini menjadi milik Kristus dan Kristus milik Anda. Anda akan bersukacita melakukan tahap di atas dengan penuh keyakinan. Inilah jalan terbaik untuk tidak menjadi manusia yang dikuasai nafsu orang muda.

Menyimpan Firman Allah, melaksanakan perintah-perintah-Nya. Ini bukanlah hukum yang menyakitkan dan membuat frustasi. Jika Anda melihatnya dari sudut padang Injil Yesus Kristus, Anda dapat melihat setiap cahaya tuntunan-Nya. Sukacita nyata yang ada di hati, kekudusan Kristus yang menjadi hak Anda. tentunya Anda akan sangat dinikmati saat-saat bersama Firman TUHAN.

Kita tahu sekarang, bahwa mencari Tuhan, berarti menyimpan Firman-Nya di hati dan pikiran. Ini tidak lain untuk membawa kita pada ketaatan yang menyegarkan, ini adalah jalan penderitaan, jalan salib, jalan untuk memberitakan salib, salib yang merupakan pusat dari kebencian dunia dan setan.

Ketika kebenaran itu tertanam di dalam pikiran, hal inilah yang akan selalu menggerakkan anak-anak Tuhan untuk tidak melawan perintah-Nya. Kehidupan yang meskipun dibenci oleh dunia, tetap bersukacita karena Yesus ada bersama-sama dalam tuntunan-Nya.

Kita harus bertobat yang sampai hari ini, mengaku ikut Yesus, namun mengandalkan diri, menjadikan diri sendiri sangat berhikmat dan merasa pantas dihormati. Anda yang terlalu malas mencari Kristus, Anda yang sampai hari ini masih hidup dalam kehidupan agamawi dan tidak melihat Injil. Bertobatlah!

Anda harus percaya kepada Kristus dan tunduk hanya kepada Dia di bawah kaki salib-Nya. Kiranya Roh Kudus membukakan mata hati Anda sehingga Anda dibawa untuk mengerti bahwa kekayaan dan kemuliaan kasih karunia yang ada di dalam Kristus sangatlah besar. Walaupun Anda pendosa besar sekalipun. Anda yang merasa bukan pendosa besar, Anda harus bertobat!

Jadi, jalan kebenaran, bukanlah perjalanan yang indah, ini adalah penyangkalan diri dan memikul salib. Yaaaa Allah tolong kami yang lemah ini, kami yang cita dengan kedagingan kami. Kiranya kami diberikan pengertian agar kami mampu mengerti bahwa ketika aniaya dan kesakitan dunia ini datang. Ia tidak akan dapat membinasakan kami.

Roma 8:38-39 (TB) "Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita."

Ketika saya merenungkan seruan Mazmur, saya mendapati bahwa inilah seruan para murid Kristus. Inilah kerinduan para pemberita Injil yang sejati. Ini merupakan jenis hati yang telah ditetesi air kehidupan yang dipenuhi dengan kasih anugerah yang telah menderita sengsara. 

Yesaya 53:2 (TB) "Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknya pun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupa pun tidak, sehingga kita menginginkannya."

Hati yang merasakan secara jelas, betapa indah dan mulianya Kristus. Kemuliaan-Nya terpancarkan di atas kayu salib. Dibukit kematian itu, orang percaya sejati mati atas dosa-dosanya. Kuasa dosa diremukkan dan dihancurkan tanpa sisa. Kasih dan keadilan Allah dinyatakan melalui hancur-Nya tubuh Kristus.

Yesus harus menjadi buruk rupa, bahkan sangat hina. Hal ini menunjukkan kepada Anda dan saya. Betapa celakanya kita, ketika kita tidak percaya kepada Kristus. Jika kepercayaan itu bukanlah ketaatan kepada Kristus. Celakalah kita.

Tetapi kita  yang berbahagia Kristus memberikan diri-Nya, anugerah-Nya sangatlah besar. Sehingga Anda yang percaya kepada-Nya dimampukan untuk taat, inilah kasih yang saling memiliki dan kasih yang tidak melihat betapa berdosanya Anda dan saya.

Tetapi melihat darah pengudusan yang telah memberikan Anda dan saya kehidupan baru di dalam Kristus. Sehingga kita dapat berseru, Aku mencari Engkau selalu dan aku dengan sukacita melakukan perintah-perintah-Mu sampai aku bertemu muka dengan-Mu.

Kiranya renungan kali ini memberikan kepada Anda pengertian yang lebih dalam lagi dan lagi. Akan iman yang sejati kepada Kristus, damai sejahtera dari Allah Bapa dan penyertaan dari Roh-Nya yang kudus menguasai kehidupan Anda. AMIN

Posting Komentar untuk "Renungan Mazmur 119:10 Mencari TUHAN Dengan Segenap Hati "