Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan Kolose 2:6-10 Seri Pendalaman Alkitab Artikel 7 Katekismus Modern

Renungan Kolose 2:6-10 Seri Pendalaman Alkitab Artikel 7 Katekismus Modern

Artikel 7

Selamat datang di artikel ke 8, pendalaman kita Kolose. Saya kali ini membawa Anda untuk melanjutkan membaca dan merenungkan dan mempertanyakan pasal 2.

Inti dari pasal 2, kita diajak untuk kembali merenungkan Injil yang berpusat pada Kristus, Injil yang haruslah secara mendalam masuk ke dalam diri kita dan menjadi gaya hidup. Sehingga Injil inilah yang melepaskan kita dari filsafah dunia yang menyesatkan dan menjauhkan kita dari kasih karunia yang memuliakan Kristus dan mendatangkan sukacita.

Untuk lebih jelasnya, marilah kita langsung saja menikmati setiap teks Kolose yang membawa kita pada keindahan Kristus.

Kepenuhan hidup dalam Kristus
Kolose 2:6-10 (TB) 

6 Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. 

7 Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.

8 Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus. 

9 Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan, 10 dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia. Dialah kepala semua pemerintah dan penguasa.

Pertanyaan perenungan dan jawaban pendalaman

1. Bagaimana seharusnya kita hidup?

Jawab; Kita yang di masa lampau telah hidup di dalam dosa namun kini telah hidup menerima Kristus, sebagai Tuhan dan juruselamat kita, kita telah hidup untuk selalu di dalam Dia dan bagi Dialah kehidupan kita.

Menerima Kristus, berarti percaya kepada-Nya, memberikan kehidupan kepada-Nya untuk taat kepada-Nya. Dialah sekarang pemilik hidup kita dan Dialah sekarang Tuhan atas keseluruhan hidup kita.  Kita telah menerima Kristus di masa lalu, sampai hari ini, dan seterusnya hendaklah Kristus tetap menjadi pusat dari kehidupan kita, sampai kita bertemu muka dengan Dia.

Kolose 2:6 (BIMK) Saudara-saudara sudah menerima Kristus Yesus sebagai Tuhan. Sebab itu hendaklah kalian hidup bersatu dengan Dia

2. Apa yang dimaksud hidup di dalam Kristus?

Jawab; Hidup di dalam Kristus, berarti kehidupan yang memiliki relasi dengan Dia, kita mengenal Dia dan Dia mengenal kita. Di dalam Kristus, berarti kehidupan kita menjadi milik Kristus, kita hidup untuk melakukan kehendak-Nya dan bersukacita karena itu. Di dalam Kristus, berarti hidup yang secara sengaja untuk selalu bertobat dan membiarkan kuasa Injil menyucikan menguduskan dan kita hidup dalam kesalehan untuk selalu memperoleh Kristus, melakukan kehendak-Nya dan menikmati relasi kita dengan-Nya.

3. Apa yang harus terjadi atas hidup ketika kita hidup baru dalam Kristus?

Jawab; Berakar di dalam Dia, caranya adalah mempelajari kitab suci, dengan tidak jemu-jemu. Untuk selalu kembali ke dalam kebenaran yang mutlak itu dan selalu berdoa, biarlah Roh Kudus selalu meneguhkan Injil yang ada di dalam kita, Injil yang murni dan sejati, Injil yang menyelamatkan kita dari muat dosa.

Iman yang semakin teguh, iman kepada Kristus yang kita sembah, Kristus yang menjadi pusat hati dan pikiran. Baiklah sekarang, inilah yang menjadi perjuangan harian kita untuk selalu semakin teguh bertumbuh di atas Dia, menjadi anak-anak Allah yang berserah dan melakukan kehendak-Nya dan bersukacita di dalam-Nya. Maka buah dari segala ketaatan kita adalah ucapan syukur kebahagiaan.

Kolose 2:7 BIMK dan berakar di dalam Dia. Hendaklah kalian membangun hidupmu dengan Kristus sebagai dasarnya. Hendaklah kalian makin percaya kepada Kristus, menurut apa yang sudah diajarkan kepadamu. Dan hendaklah hatimu meluap-luap dengan ucapan terima kasih.

4. Bagaimana kita harus berhati-hati?

Jawab; Tiga pertanyaan di atas pada dasarnya membawa kita untuk memenangkan perperangan rohani. Dan setiap jawaban yang berpusat pada Injil Kristus pada akhirnya membawa kita pada cara hidup yang berpusat pada kebenaran dan keindahan Kristus untuk tidak mudah dan tidak akan pernah tertawan oleh ajaran sesat yang berdasarkan filsafat manusia, yang berdasarkan pemuliaan diri dan kepuasan nafsu yang tidak akan pernah ada habisnya.

Tetap teguh di dalam Kristus, membuat kita benar-benar kritis menilai setiap kejadian, menilai setiap hal yang ada dan menilai setiap pengajaran yang diajarkan kepada kita. Ketika itu tidak memuliakan Kristus, jika itu berpusat pada kekuatan dan kuasa dan kehebatan manusia. Maka itu bukan dari Allah, tidak dasarkan pada salib, yang adalah kutuk yang memalukan dan bodoh bagi hikmat dunia.

Ini sangat penting, untuk berakar di dalam Kristus, terus bertumbuh berdasarkan ajaran yang sehat. Karena kita sekarang ada di dunia yang sesat, mati dalam dosa dan selalu cinta pada pemberontakan terhadap Allah. ketika pengajaran yang sehati tidak menjadi perenungan, ketika Kristus tidak lagi ada di pusat hati kita, maka kita sangat mudah dibawa untuk mempercayai dan hidup di dalam pengajaran sesat yang menjauhkan kita dari kemuliaan kuasa Allah. 

Tetaplah melekat pada Kristus, sebab di luar Dia, tidak melekat pada-Nya kita tidak dapat melakukan apa yang tidak sia-sia, sebab di luar Yesus kita tidak dapat melakukan apa-apa yang berguna, memuaskan dan bagi kemuliaan Allah saja.

Kolose 2:8 (BIMK) Hendaklah kalian berhati-hati, jangan sampai ada yang memikat kalian dengan falsafah-falsafah manusia yang tidak berguna, melainkan hanya menyesatkan. Falsafah-falsafah itu bukan dari Kristus, melainkan dari pendapat manusia saja dan dari roh-roh penguasa dunia.

5. Mengapa harus Kristus?

Jawab; Yesus telah hidup bagi kehidupan, agar kehidupan itu sendiri melayani Dia dalam kekudusan dan kepenuhan yang sempurna di dalam kuasa kebenaran Allah. Melalui Yesus Sang Jalan Kebenaran dan hidup, kita telah dihidupkan. Yesus adalah Allah secara sempurna, itulah mengapa dikatakan kepenuhan Allah ada di dalam Dia. 

Pada saat yang sama Dia adalah manusia sempurna, Dia mati disalibkan untuk menerima dosa dan hukuman dosa kita, agar kita yang percaya kepada-Nya beroleh keselamatan. Hidup bagi Allah dan memuliakan Allah, di puaskan di dalam Allah dan selalu terus melihat bahwa kepenuhan Allah itulah yang dapat benar-benar memuaskan dan memberikan sukacita. Sebab Kristus adalah tujuan hidup kita hari ini dan sampai selama-lamanya.

Kolose 2:9 (BIMK) Sebab seluruh kepribadian Allah berdiam pada Kristus, yaitu pada kemanusiaan-Nya

6. Kebenaran apa yang harus kita ketahui?

Jawab; Inilah yang terus harus kita ingat, ketahui dan hidupi di dalam kesementaraan hidup sekarang ini. Yaitu identitas diri kita sekarang adalah milik Yesus, kita telah disatukan dengan Dia. Ini sangat penting bahwa kita dipenuhkan di dalam Dia, sifat-sifat-Nya adalah lentera kehidupan kita, menerangi setiap sudut hati yang gelap sehingga kita dapat melihat terang itu dan dipenuhkan dalam Dia dan oleh Dia saja.

Yesus adalah pemilik dunia ini, sebab segala kuasa untuk menguasai dunia ini, ada pada diri-Nya sendiri yang adalah Tuhan. Dialah kepala pemerintah, Dialah yang hari ini berkehendak maka semua dan segala sesuatunya terjadi. Maka sekarang, marilah kita menikmati kebenaran Injil bahwa kita di dalam Yesus dan Yesus di dalam kita, melalui Roh Kudus-Nya kita semakin mengasihi Dia dan menginginkan Dia saja untuk diri kita dan diri kita untuk diri-Nya. Dalam relasi yang menyenangkan dan memuaskan baik kita dan bagi kemuliaan Allah.

Kolose 2:10 (BIMK) Dan karena hidup bersatu dengan Kristus, kalian pun diberi hidup sepenuhnya. Sebab Kristus adalah kepala atas setiap roh yang berkuasa dan yang memerintah.

Posting Komentar untuk "Renungan Kolose 2:6-10 Seri Pendalaman Alkitab Artikel 7 Katekismus Modern"

 Dapatkan sumber daya berpusat pada Injil, melalui renungan-renungan yang berpusat pada Injil;

Klik Gambar di Bawah;