Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puisi Aku Berharga Di mata TUHAN

Puisi Aku Berharga Di Mata TUHAN 

Berharga Di Mata TUHAN

Ini bukanlah definisi dunia dan apa yang ditunjukkan oleh dunia ini tentang manusia.

Ini bukanlah teori kehidupan dan pribadi yang didasarkan pendapat para ilmuan.

Ini bukanlah pendapat diri sendiri tentang pribadi, bahwa aku berharga karena aku bisa.

Ini bukan tentan aku dan banyak pendapat lainnya tentang manusia yang berharga.


Berbagai keilmuan telah berjuang menunjukkan keberhargaan diri.

Mencari hidup yang didefinisikan oleh budaya yang dikuasai dosa.

Menemukan kekosongan dan rasa frustasi yang melilit diri hingga tidak berdaya. 

Merusak sendi-sendiri diri hingga terhilang ditelan kegelapan indentas palsu oleh dunia.


Betapa dosa masuk merusak dan mencuri dan menghilangkan diri manusia.

Keluar dari hadirat Tuhan, kehilangan kemuliaan hingga benar-benar terpisah.

Manusia tahu bahwa dirinya jahat, berdosa dan layak binasa.

Namun di sisi lain, ia ingin selalu datang pada kemuliaan berdasarkan keinginannya.


Keberhargaan palsu, seperti harga diri, kebanggaan diri, percaya diri dan cinta diri.

Justru menjadi kutukan yang membawa manusia ke dalam penderitaan yang benar-benar sia-sia belaka.

Adakah makna bagi kehidupan yang fana hari ini, bisakah rumput kering ini berguna selain dibakar.

Bisakah uang berteriak untuk memiliki kekekalan tanpa menguap.


Betapa malangnya sih napas hidup yang merasa bahwa dirinya adalah Tuhan.

Betapa malangnya kehidupan yang tidak mendapatkan teman untuk kasih mengasihi.

Betapa malangnya semua perjuangan yang tampa sangat sia-sia belaka adanya.

Betapa malangnya dan kesepiannya kehidupan hari ini dan seterusnya.


Sekarang saatnya hidup dalam kebenaran yang membebaskan, memberikan  kemenangan dan ada dalam kemuliaan.

Keberhargaan diri manusia ada pada salib Kristus, diberikan Pribadi mulia yang ditimpakan dosa umat manusia. 

Menerima pengampunan dosa ketika adanya pertobatan, kini keberhargaan diri ada dalam kasih karunia

Keberhargaan diri kita, karena Dia yang berharga mau datang kepada kita untuk menjadi sahabat kita.

Kita berharga karena Dia memanggil kita untuk kita dijadikan kita anak Allah yang dikasihi dan disertai.

Kita berharga karena di dalam Dia saja kita, menemukan tujuan hidup kita.

Kita berharga karena Yesus bagi kita dan diri kita kini milik-Nya.

Keberhargaan diri kita ada dalam  Dia, mengenal Dia dan bertekad untuk taat kepada kehendak-Nya dan disertai oleh Roh Kudus.


Ini adalah kabar baik itu, manusia yang sebaiknya binasa, diselamatkan untuk kehidupan yang baru di dalam kemuliaan.

Kini Injil yang adalah kekuatan Allah itu, telah mengubahkan, telah memberikan cara berpikir yang baru dan tujuan baru.

Memuliakan dan menikmati kasih Allah saja, adanya kebenaran yang kini melingkupi.

Inilah keberhargaanku, karena Yesus yang berharga kini menjadi milik-Nya dan diriku menjadi milik kepunyaan-Nya yang Ia kasihi. 

Bahwa Dia sampai disalibkan, untuk membebaskan kita dari kutuk dosa dan hukuman dosa. 

Ketika kita bertobat dan percaya. Soli Deo Gloria.

Posting Komentar untuk "Puisi Aku Berharga Di mata TUHAN"

 Dapatkan sumber daya berpusat pada Injil, melalui renungan-renungan yang berpusat pada Injil;

Klik Gambar di Bawah;