Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan Harian Singkat 1 ayat Untuk Dua Hari

renungan Rumah Tangga Kristen 2023; Untuk 7 Hari

1. Pekerjaan yang Di Uji Dengan Api

1 Korintus 3:10-11 (TB) Entah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau Jerami, sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan Nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan Nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu.

Ketika sebuah bangunan di bangun di atas dasar yang kokoh. Maka kita haruslah membangun dengan bahan yang kuat dari Kristus. Oleh karena itu hal terpenting, bahwa baik itu dasar dan bahan bangunan bersumber dari Kristus. Kita tidak bisa berkata percaya kepada Kristus lalu kita memiliki kehendak sendiri dan hidup berdasarkan kemauan sendiri dengan dalih bahwa apa yang kita kerjakan untuk Kristus.

Orang-orang yang mendasarkan cita-cita kepada Kristus tetapi menolak cita-cita Kristus yang berdasarkan Kristus. Maka Ia akan masuk ke dalam api dan diangkat dari dalam api ini, api yang memberikan penderitaan. Ia sama dengan membangun bangunan dengan jerani ataupun kayu, ia tidak sedang membangun bangunan dari emas.

Saudaraku, kita memiliki banyak cita-cita bagi diri sendiri, seringkali kita merasa bahwa apa yang kita kerjakan itu, untuk kemuliaan Kristus. Maka ujiannya adalah api dari Allah, apakah yang kita kerjakan akan bertahan atau tidak.

Kristus mampu bertahan hingga napas terakhir-Nya, Ia memberikan diri-Nya sebagai korban penebus dosa. Karena Ia meletakkan dasar yang kuat di atas Allah Bapa dan melaksanakan rancangan Allah. Maka dari itu, Kristus bertahan sampai akhirnya Ia berkata, “SUDAH SELESAI.” Karena baik bahan dan dasar dari bangunan yang Kristus bangun semuanya dari Allah.

Saya mengajak Anda, untuk meletakkan semua bahan bangunan yang dari Kristus. Karena Kristus sangat mengerti bagaimana caranya agar kehidupan Anda dan saya bagi kemuliaan Allah, inilah Injil, klimaks dari kehidupan yang di dalam Kristus akhirnya adalah cita-cita Kristus berdasarkan Kristus dan untuk kemuliaan Allah.

Lalu bagaimana jika cita-cita saya, bahan bangunan dari saya tetapi saya meletakkan semua itu di atas dasar yang kokoh yaitu Kristus. Maka pada akhirnya Anda akan masuk ke dalam api, pekerjaan Anda akan terbakar tetapi diselamatkan seperti dari dalam api.

Kiranya Allah Roh Kudus memberikan kepada kita pengertian yang dalam dan secara jelas memberitakan rancangan-Nya atas kehidupan. Kita bukan hanya mendasarkan bangunan tetapi bahan untuk membangun adalah cita-cita Kristus, AMIN.

2. Anda dan saya Bait Allah

1 Korintus 3:16-18 (TB) Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu. Janganlah ada orang  yang menipu dirinya sendiri. jika ada di antara kamu yang menyangka dirinya berhikmat menurut dunia ini, biarlah ia menjadi bodoh, supaya ia berhikmat.

Saudaraku, jika Anda memiliki Roh Kudus baiklah Anda mendengarkan-Nya. Jangan biarkan karena kebebalan hati Anda, Anda dengan bangga membangun bangunan Anda dari Jerami dan kayu. Kiranya Anda bretobat. Anda dan saya adalah bait Roh Kudus, jika kita membinasakan diri kita sendiri maka pada saat yang sama Allah akan membinasakan saya.

Baiklah disiplin Allah berlaku atas kehidupan kita yang merasa betapa berhikmatnya diri sendiri. hikmat diri kita akan membawa kita pada kesesatan yang mengerikan, kita tidak akan dapat mengerti Injil, jika masih mempertahankan hikmat ini, kita akan selamanya hidup dalam kebodohan dan api yang membawa jiwa ke dalam kegelapan jika kita tidak menjadi bodoh di hadapan dunia.

Baiklah kita menyadari indentitas kita, baiklah kita merenungkan Kristus dan baiklah Firman yang ada di dalam hati kita dapat bertumbuh dan berbuah lebat. Pertumbuhan ini hanya di dapatkan ketika kita menjadi bodoh, yang Paulus maksudkan kebodohan disini, merendahkan diri di hadapan Kristus. Tanpa-Nya kita selamanya hidup dalam kefasikan dan kegelapan dosa.

Bait Roh Kudus, memberikan kepada kita pengertian akan pengharapan yang pasti di dalam Kristus. Pengharapan yang membuat kita terlihat bodoh di mata dunia tetapi mulia di mata Allah karena kemuliaan Kristus di dalam kita, hendaklah kita menyadari hal ini secara jelas.

Suatu penipuan bagi diri sendiri, ketika kita menganggap hikmat kita adalah segalanya, jika karena hikmat ini kita mengabaikan Allah. Kita tidak mengindahkan cita-cita Allah atas diri kita, kita tidak ingin memperjuangkan kemajuan pemberitaan Injil, kita tidak mau menjadi hamba Allah yang mengasihi Allah dan sesama seperti kasih kita kepada diri sendiri.

Baiklah kita bertobat, jadilah bodoh dan berlututlah di hadapan salib Kristus yang indah dan mulia, Salib yang telah menanggung semua hukuman dosa-dosa kita sehingga kita sekarang layak untuk menjadi bodoh bagi dunia dan di hadapan Allah. Sukacita damai Kristus melimpah atas kita, AMIN.

Selanjutnya kita akan masuk ke perenungan Injil yang ke 6-10, pada renungan kit aini, saya akan mendasari perenungan melalui kitab 1 Tesalonika 1, kiranya Injil Yesus Kristus memasuki hati Anda, merobeknya, dan menjadikannya baru. Jadi siapa yang ada di dalam Kristus Anda dan saya adalah ciptaan baru yang lama sudah berlalu atau mati yang baru di dalam Kristus karena bangkit bersama Kristus telah datang.

Penutup

Ketika kita merenungkan firman Tuhan yang berpusatkan pada Injil, kita disadarkan akan kebesaran kasih Allah. Kita juga sadar betapa besarnya dosa-dosa kita. Kiranya semua santapan rohani yang Anda baca menyayat hati Anda, membuat Anda semakin membenci dosa dan mengasihi apa yang Yesus kasihi, yaitu jiwa-jiwa.

Menjadikan kita terus menerus memandang dan berbalik hanya kepada Kristus. Mikirkan kembali Kekristenan seperti apa yang kita jalani sekarang. Apakah Kekristenan yang berpusat pada Kristus atau diri Anda sendiri.

Terimakasih telah membaca dan merenungkan bersama saya, selamat menikmati kehidupan bersama dengan Kristus di tahun ini, (2023) kiranya di tahun ini Anda semakin bertumbuh untuk mengenal Yesus, mengasihi Yesus dan hidup Anda menjadi pemberita Kristus sesuai dengan konteks di mana Anda berada. Soli Deo Gloria. Amin