Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan 2 Timotius 2:26 Pelayanan Kita

Renungan 2 Timotius 2:26 Pelayanan Kita

Renungan 2 Timotius 2:26 Pelayanan Kita

Ayat Alkitab 2 Timotius 2:26

Judul Renungan; Pelayanan Kita

2 Timotius 2:26 (TB) dan dengan demikian mereka menjadi sadar kembali, karena terlepas dari jerat Iblis yang telah mengikat mereka pada kehendaknya. 2 Timotius 2:26 (FAYH) dan akan sadar. Lalu mereka akan bisa melarikan diri dari perangkap Iblis di mana mereka telah ditawan olehnya untuk melakukan apa pun yang dia inginkan.

“Marilah kita mempraktekkan seni membuat setiap pekerjaan menjadi pelayanan imamat. Mari kita percaya bahwa Tuhan ada dalam semua perbuatan sederhana kita dan belajar untuk menemukan Dia di sana.” ― A.W Tozer

Setiap orang pada dasarnya, sedang terperangkap oleh tipuan setan, bahwa setan akan memberikan dunia kepada mereka. Asal saja mereka melakukan segala sesuatu seperti yang mereka inginkan dan iblis inginkan. Mereka seperti sedang tertidur lelap, bahkan sedang mabuk oleh karena racun iblis, di mana orang-orang yang dijerat iblis sejak dalam kandungan ibu mereka. Kejahatan, kebejatan, kebobrokan, pemberontakan, kesombongan dan semua itu adalah buah dari dosa. Merupakan kematian kekal yang memisahkan manusia dari Allah, inilah fakta dari keberadaan Anda dan saya.

Pelayanan kita, membawa orang-orang yang masih dijerat oleh iblis, agar mereka kembali kepada Allah, melihat kemuliaan yang ada melalui Injil. Inilah pemuridan itu, membawa setiap orang yang telah percaya kepada Kristus, untuk meninggalkan kebiasaan lama, yang menentang kebenaran untuk melakukan kebiasaan yang baru, berdasarkan firman Tuhan, berdasarkan prinsip-prinsip etika Kristen.

Semua ini dikerjakan dengan penuh kesabaran, karena setiap pelayanan yang bersangkutan dengan membawa orang-orang kepada Kristus, selalu bertentangan dengan Iblis. Ini adalah perperangan rohani, tidak mudah dan kita tidak akan mampu melakukan semuanya dengan kekuatan kita sendiri. Kita harus berserah kepada Kristus, keadaan dalam pelayanan tidak akan selalu baik-baik saja, namun kebenaran yang berasal dari Tuhan, akan memberikan kekuatan. Sebab kuasa Injil tetap ada untuk menolong kita, memampukan kita, dan memberikan kita pengharapan. Bahwa orang-orang yang kita layani akan melihat Kristus melalui pelayanan yang kita kerjakan. 

Bahwa musuh kita adalah iblis, kita sedang membawa jiwa ini keluar dari jeratnya, kita membawa orang-orang yang diperbudak ini, pada kebenaran Kristus. Dan ini akan memunculkan gejolak, perlawanan, iblis akan mengacaukan pikiran kita, pikiran orang-orang yang dilayani. Kita memerlukan akar yang kuat di dalam Firman Tuhan, kita perlu keyakinan bahwa Injil berkuasa membebaskan, Roh Kudus ada bersama-sama dengan kita, Yesus menyertai kita bahkan sampai pada akhir zaman.

Penderitaan adalah pengikut yang setia, dalam pelayanan kita, Paulus memberikan kita nasehat bahwa ikutlah menderita, dalam pelayanan Kristus. Artinya, tidak mudah, tidak ada kenyamanan yang pasti. Yang pasti adalah Allah ada bersama-sama dengan kita, melalui kehadiran Roh Kudus, inilah yang harus menjadi keyakinan kita, Roh Kudus inilah yang menolong kita, agar kita dapat dengan sabar menuntun, mengajarkan, agar orang yang dilayani dapat lepas dari perbudakan, jerat sih jahat, bapa segala dusta.

Melalui perenungan kali ini, kita juga dapat merenungkan, mengapa kita harus memiliki kasih, mengapa kita harus selalu bersabar. Dan semua ini adalah karakter yang ada pada Kristus. Penyembahan kepada Kristuslah yang membawa kita untuk menjadi semakin serupa dengan Kristus, ketika kita semakin mengasihi Yesus, maka kita semakin serupa dengan Yesus, kita melakukan apa yang Ia perintahkan dengan sukacita, meskipun ada di dalam penderitaan sekali pun. Inilah rahasia pelayan yang mengubahkan kita terlebih dahulu, memberikan kita watak yang baru, cara hidup yang baru. Kehidupan yang dapat kita bagikan kepada mereka yang masih diperbudak oleh kehidupan lama, meskipun sudah ada di dalam Yesus.

Menjadi murid Kristus, yang memuridkan, kita membawa orang lain mengenal Yesus melalui kehidupan kita, karakter kita adalah karakter yang baru. Lalu apa yang dapat kita lakukan, di dalam pelayanan kita. Kita telah belajar untuk bersabar, mengasihi dan siap menderita. Semua ini berpusat pada Yesus, hal lain yang saya juga sering gagal lakukan secara praktis adalah berdoa. 

Maka dari itu, untuk dapat benar-benar membawa orang yang kita layani kepada Yesus, marilah kita berdoa bagi mereka, sebutkan nama mereka dan berdoalah bagi diri kita sendiri, untuk tetap  kuat dalam pelayanan. Penderitaan akan datang, namun kasih karunia Tuhan beserta kita, Kiranya dalam kehidupan ini hanya oleh kasih karunia, kita dapat membawa orang-orang datang kepada Yesus untuk dimuridkan dan mereka menjadi pekerja Kristus yang setia, bertobat menyalibkan diri bersama dengan Yesus. Amin.