Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan Mazmur 119:34 Mengertilah Kebanaran dan Diubahkan

Renungan Mazmur 119:34 Mengertilah Kebanaran dan Diubahkan

Ayat Alktab Mazmur 119:34

Judul Renungan; Mengertilah Kebanaran dan Diubahkan Olehn

Mazmur 119:34 (TB) Buatlah aku mengerti, maka aku akan memegang Taurat-Mu; aku hendak memeliharanya dengan segenap hati.

Di kayu salib di mana Hukum Tuhan dan kasih karunia Tuhan keduanya paling cemerlang ditampilkan, di mana keadilan dan belas kasihan-Nya sama-sama dimuliakan. Tetapi juga di salib tempat kita paling direndahkan. Di kayu salib di mana kita mengakui kepada Tuhan dan diri kita sendiri bahwa sama sekali tidak ada yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan atau pantas mendapatkan keselamatan kita. ~ Jerry Bridges

Salib berdiri sebagai titik fokus iman Kristen. Tanpa salib, Alkitab adalah teka-teki, dan Injil keselamatan adalah harapan kosong. ~ James Montgomery Boice

Yesus adalah Sang Kebenaran, Yesus adalah Firman menjadi manusia. Sehingga ketika Anda ingin mengerti firman, lihatlah kepada Yesus yang telah disalibkan, dalam arti bacalah Alkitab. Renungkanlah Alkitab dengan hati dan pikiran yang hanya mengarah kepada Yesus Sang Kebenaran.

Hati Allah dari dahulu sekarang dan sampai selamanya tetap sama. Yaitu gambar-Nya yang sempurna di dalam manusia menjadi kepunyaan-Nya. Namun karena dosa, manusia memberontak kepada Allah, gambar yang sempurna dan indah di dalam diri manusia telah rusak. Hal ini menyedihkan, memilukan dan menyakitkan untuk diberitakan.

Oleh karena itulah, manusia saling membunuh, saling merugikan dan saling mengacaukan, karena manusia hidup di dalam kebenaran dirinya sendiri. Makna dari semua kebenaran manusia adalah kematian kekal yang terpisah dari Allah yang kudus, manusia mati di dalam kematian dan tidak ada kehidupan. Karena kehidupan hanya ada di dalam Kebenaran Allah, Kebenaran itu adalah Pribadi, Yesus Kristus. 

Tanpa kesadaran akan keberdosaan diri yang amat menakutkan dan mengerikan. Kita tidak akan pernah benar-benar mengerti firman, kita tidak akan pernah benar-benar mengucap syukur akan besarnya kasih karunia yang ada di dalam Kristus. Karena firman pada dasarnya memberitakan dua kabar, yaitu buruk dan baik.

Saudaraku, maka di dalam Kristus ada undangan untuk terus mempelajari kebenaran dan mentaati kebanaran. Bahkan berserah kepada Sang Kebenaran sehingga kehidupan kita benar-benar diubahkan oleh kebenaran, kita bertobat dan bersukacita di dalam kebenaran yang hidup hanya untuk memberitakan kebanaran. Apa pun pekerjaan kita.

Saudaraku, Injil adalah berita baik kebenaran itu, melalui Injil salib diberitakan, melalui Injil Yesus kehidupan-Nya, tujuan-Nya, kebangkitan-Nya, dan pengharapan pasti oleh-Nya. Bahkan didikan-Nya untuk semakin membenci dosa. Diberitakan sehingga kita diubahkan secara pasti oleh berita Injil yang tertancap dalam diri kita.

Saya merekomendasikan tiga kalimat penting untuk dihidupi, untuk semakin cinta kebenaran dan kebenaran yang mempengaruhi kehidupan, baik itu keputusan jangka pendek dan jangka panjang. Kehidupan yang benar dipengaruhi oleh Injil.

~ Menjadikan diri benar-benar Alkitabiah setiap hari Injil sebagai pusat.

~ Merenung/bermeditasi berdoa berdasarkan ayat-ayat Alkitab.

~ Mengepaluasi diri sendiri untuk perubahan yang semakin serupa Kristus.

Aku sadar akan kegagalan yang pasti akan menghampiriku, di dalam kehidupan dalam daging yang fana. Tetapi kemuliaan, keindahan, dan kekudusan-Mu. Tolong aku agar aku sadar bahwa itulah bagianku. Roh Kudus di dalam aku, mampukan aku untuk semakin serupa Kristus dalam keseharianku ketika aku tidak mampu dan jatuh. Mampukan aku bertobat dan secara sadar bahwa aku tidak ada kebenaran. Ubahkan aku ya Tuhan inilah diriku dan hidupku menjadi milik-Mu. Amin.