Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan Kolose 2:8 Berhati-hatilah

Renungan Kolose 2:8 Berhati-hatilah

Kolose 2:8 (TB) Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus.

Paulus mengawali bagian ini dengan kata-kata yang sama seperti yang Yesus ungkapkan kepada para muridnya. Untuk berjaga-jaga dan berdoa. Karena daging kita lemah, selalu tergoda untuk melakukan segala perbuatan yang tidak benar di hadapan Allah. “Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.” Matius 26:41

Paulus menjelaskan mengapa kita sebagai orang percaya, harus berhati-hati, jika Yesus menjelaskan daging kita lemah. Maka Paulus menjelaskan bahwa sebagai manusia kita begitu gampang ditawan oleh berbagai cara hidup dunia yang kosong dan palsu. 

Di era media sosial saat ini, begitu gampang kehidupan kita ditawarkan cara-cara hidup yang dapat membebaskan kita dari ikat kemiskinan, sakit penyakit, hidup yang Bahagia dan masih banyak lagi. Kita diajak untuk bekerja sekeras mungkin dan sepandai mungkin. Untuk mencari keuntungan sebanyak mungkin dan teruslah melakukan segala sesuatu untuk kepuasan pribadi kita sendiri.

Ini merupakan contoh nyata dari bagaimana filsafat dunia ini mempengaruhi cara kita hidup dan bekerja dalam kehidupan. Bagaimana semua keinginan kita pada akhirnya menjauhkan kita dari kehendak Tuhan atas kehidupan. Jadi kita perlu berhati-hati, perlu selalu menyelidiki setiap keinginan terbaik di dalam diri kita, sehingga kita dapat mengambil keputusan jalan yang manakah yang perlu kita ambil dan kita tinggalkan.

Di dunia yang menawarkan budaya dan jalan yang tampaknya benar, kita perlu selalu Kembali pada kebenaran Injil. Tentang realitas dari diri kita adalah orang berdosa di mana segala jalan yang kita tempuh adalah jalan yang menuju kebinasaan. Injil membedah kedalaman hati kita sehingga kita dapat tahu kecenderungan kita dan bertobat ketika benar-benar terpampang nyata setiap hal yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan.

Yesus adalah jalan kebenaran itu, jadi ini merupakan undangan Paulus untuk kita tetap hidup dalam kewaspadaan dan tetap mengarahkan hati dan pikiran kita pada karya keselamatan yang Yesus sudah selesaikan melalui kehidupan-Nya, kematian-Nya dan kebangkitan-Nya. Ketika kita percaya kepada Yesus hidup kita milik Yesus dan nilai-nilai dunia yang tidak sesuai dengan Injil, kita buang.

Selanjutnya marilah kita terus hidup berdoa dan berjaga-jaga, terus memohon kasih karunia Tuhan. Bahwa kita bukanlah orang-orang yang kebal terhadap dosa, bahwa dosa selalu ada di depan pintu hati kita dan selalu siap menerkam kita, ia seperti singa muda yang keparan. Anda dapat berdoa doa yang Yesus ajarkan di Matius 6:9-13, saya pikir do aini adalah doa yang paling relevan untuk hidupan kita karena Tuhan lebih tahu kebutuhan anak-anak-Nya. Amin.

Posting Komentar untuk "Renungan Kolose 2:8 Berhati-hatilah"