Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan Yesaya 41:10 Mempercayai TUHAN dan Menyanyikan JanjiNYA

Renungan Yesaya 41:10 Mempercayai TUHAN dan Menyayikan JanjiNYA

Ayat Alkitab Yesaua 41:10

Judul Renungan; Mempercayai TUHAN dan Menyanyikan JanjiNYA

Yesaya 41:10 (TB) janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.

Ketika ketakutan hadir di dalam diri saya, sudah jelas pada saat itu saya sedang memusatkan perhatian saya pada diri sendiri. Saya mengandalkan  diri saya yang lemah, saya berharap pada diri saya yang terbatas dan saya memikirkan hal-hal buruk seolah-olah semua itu terjadi tanpa adanya makna dan tidak ada harapan di sana.

Tentang ketakutan, kita semua pernah mengalaminya, kita ada di dunia yang tidak pasti, kita ditawarkan segala hal yang tidak pasti. Yang pasti terjadi dalam hidup, adalah jiwa yang kosong, hati yang tersakiti, pikiran yang mengembara dan pada akhirnya kehidupan yang ada di dalam penderitaan. Apa pun pilihan kita, penderitaan adalah bagian dari umat manusia.

Ketika ketakutan menguasai kita, itu mengerikan meskipun hal itu tidak terjadi. Seolah-olah kita telah mati dan tidak berdaya olehnya. Ketika awan gelap itu menyelimuti pikiran semuanya menjadi buram, hati dan pikiran tidak menentu dan membawa kita pada rasa bingung yang mendalam. Kita adalah manusia celaka yang ketakutan tanpa arah dan tujuan, kita pendosa celaka yang menjauh dari Allah dan seolah-olah kita dapat menyelamatkan diri kita sendiri.

Pada dasarnya kita ada di dunia yang telah jatuh ke dalam dosa, kita adalah orang-orang berdosa yang binasa, kita ada di dalam Adam yang telah mewariskan dosa. Sejak dari kecil hati dan pikiran kita terlatih untuk melakukan pemberontakan, kecenderungan kita adalah melakukan segala hal yang baik berdasarkan pandangan kita, kita dibentuk oleh lingkungan kita dan kita hidup tanpa pengenalan akan Allah yang benar dan mulia dan kudus.

Kita hidup tanpa rasa takut akan kasih Allah karena kita tidak peduli dengan-Nya, kita tidak mengenal Dia dan kita pada dasarnya telah menjadikan segala hal yang kita harapkan sebagai tuhan, lebih lagi kita telah menjadi tuhan atas diri kita sendiri. Kita suka mengatur, kita suka memikirkan hal baik terjadi atas diri kita, kita tidak ingin hal buruk dan kita takut pada segala hal yang memperlihatkan kita lemah dan tidak berdaya.

Menyanyikan Janji TUHAN

Marilah kita beralih dari diri kita yang sangat terbatas dan pergi untuk berdiam dalam jiwa yang tenang lalu menyanyikan janji Tuhan yang memberikan kesegaran bagi jiwa. Menyanyikan janji Tuhan itulah yang saya dapatkan hari ini, ketika saya bersaaat teduh. Ini adalah janji di mana hanya Tuhan saja yang dapat dipercaya.

"Beriman berarti percaya kepada TUHAN, percaya berarti kita menyerahkan diri kita untuk taat kepada kuasa-Nya yang menuntun kita kepada diri-Nya. Untuk dapat benar-benar beriman marilah kita selalu dan terus-menerus menyanyikan janji TUHAN di dalam hati dan pikiran kita, saudaraku penuhilah pikiran kita dengan firman Tuhan, inilah yang menyegarkan jiwa."

Dari diri sendiri marilah kita melihat pada Injil Yesus Kristus, karena ini adalah Injil, Yesaya 41:10 merupakan kabar baik yang diberikan bagi umat manusia di sepanjang zaman. Kita hari ini dapat bersyukur dan bersukacita ketika merenungkan apa yang Dia janjikan bagi orang Israel pada waktu itu masih berlaku bagi kita hari ini.

Yesaya 41:10 (BIMK) Jangan takut, sebab Aku menyertaimu, jangan cemas, sebab Aku Allahmu. Engkau akan Kuteguhkan dan Kutolong, Kutuntun dengan tangan-Ku yang jaya.

Melalui Yesus Kristus yang telah disalibkan, Dia yang telah menerima semua dosa dan hukuman dosa kita, kepada Yesus ditimpakan murka kekal dari Allah. Murka yang seharusnya kita terima. Tetapi karena kasih karunia, Yesus merelakan diri-Nya, untuk menerima murka sehingga kebenaran dan kekudusan-Nya diberikan kepada kita yang bertobat dan percaya hanya pada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. 

Kita yang mengakui dosa kita, kita diberikan kehidupan yang baru. Dan di dalam hidup yang baru inilah kita hari ini, dapat menyanyikan janji Tuhan, menyanyikan kasih karunia rahmat-Nya dan merayakan kesenangan jiwa yang sejati karena Kristus kekasih jiwa kita.

Janganlah takut saudaraku, sebab Allah menyertai kita, kita yang ada di dalam Kristus dimiliki oleh Roh Kudus, Dialah sahabat kita, Dialah yang berdoa untuk kita dan Dialah harapan kehidupan kita. Dalam ketakutan dan diri kita yang tidak berdaya, kita dapat mengingat ini, bahwa Roh Kudus tidak akan meninggalkan kita, dalam kesesakan kelemahlembutan-Nya memberikan kesegaran bagi jiwa yang letih lesu.

Jadi sekarang, kita tahu bahwa Allah bekerja untuk selalu dan terus-menerus mendatangkan kebaikan. Bagi kita yang percaya dalam nama Yesus, bagi kita yang telah disalibkan bersama Yesus dan bagi kita yang dapat menyanyikan bahwa hidup kita bukan lagi kita melainkan Yesus yang hidup dalam kita dan hidup kita karena iman kepada Yesus yang telah menyerahkan diri-Nya untuk kita dan kita menang atas dosa.

Dia memegang kita, Dia mengarahkan kita dan Dia selalu setia terhadap kita. Saudaraku yang kekasih, percayalah pada Tuhan sebab hanya Dialah yang layak dipercaya. Saya berdoa kiranya renungan ini, membawa Anda untuk selalu mengingat janji Tuhan, mengingat sifat-sifat Allah dan menyanyikan janji Tuhan di dalam hati dan pikiran Anda, setiap saat hidup kita berpusat pada firman Tuhan yang memberikan kehidupan dan kesegaran. Mazmur 119:50 (TB) Inilah penghiburanku dalam sengsaraku, bahwa janji-Mu menghidupkan aku. Amin. 

Posting Komentar untuk "Renungan Yesaya 41:10 Mempercayai TUHAN dan Menyanyikan JanjiNYA"

 Dapatkan sumber daya berpusat pada Injil, melalui renungan-renungan yang berpusat pada Injil;

Klik Gambar di Bawah;