Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan Matius 1:21 Ini Tentang Kristus

Renungan Matius 1:21 Ini Tentang Kristus

Ayat Alkitab; Matius 1:21

Judul Renungan; Ini tentang Kristus

Matius 1:21 (TB) Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.

“Yesus meninggalkan tahta di sorga demi mendatangi kerusakan dan penderitaan. Dan Ia berkata, “Mainkan band-nya.” Ia mendengar ratapan dan tangisan, lalu mengubahnya menjadi tawa girang sukacita. Mereka menyebut-Nya orang bodoh. Seorang fanatik sesat keputusaan ada di sekeliling-Nya. Tapi, meski saya bisa memberi Anda seratus jawaban, Anda tetap tidak pernah bisa membayangkan sepenuhnya apa yang bisa dilakukan Yesus ketika Ia mengaduk-aduk tumpukan sampah lalu keluar sambil memungut sekeping kehidupan yang terbuang dan hancur.” Keyle Idleman dalam bukunya ‘the end of me’

Natal bukan hanya tentang Dia yang lahir ke dunia, natal harus secara utuh diberitakan, ini tentang Dia yang membawa dirinya untuk ditimpakan semua murka kekal Allah Bapa. Dia yang pada akhirnya disalibkan. Dia yang telah menerima hukuman dosa, Dia yang terhitung sebagai pendosa dan Ia yang dianggap bodoh dan fanatik. 

Ini tentang Injil Yesus Kristus, ketika Anda dan saya menyerahkan kehidupan untuk dibentuk oleh Kristus, dijadikan kudus dan indah bagi kepunyaan Allah. Baiklah kebenaran Injil selalu dan terus-menerus menjadi dasar dari apa yang Anda dan saya renungkan. Mahal harga dari mengikut Yesus akan digantikan oleh pengharapan yang diberikan oleh Injil. 

Sebab ini tentang Injil yang mengubahkan hati, menjadikan baru dan menjadikan manusia yang mati secara rohani, kematian kekal dan selamanya terpisah dari kemuliaan Allah. Kini hidup kembali dalam kemuliaan Kristus, sebab kepenuhan ke-Allahan hanya ada di dalam Dia (Kolose 1:19, 2:9).

Kristus adalah Sang Injil yang lahir ke dunia, membawa kabar sukacita sejati, bagi kehidupan manusia yang percaya kepada Dia dan bertobat dari dosa. Injil mengembalikan kepada natur awal yang terus berjalan kepada kesempurnaan/kedewasaan yang penuh di dalam Kristus dan pengertian yang benar akan Kristus (Efesus 4:13). 

Harga yang lebih mahal dibayar oleh Kristus, di atas kayu salib Ia berkata “sudah selesai.” Ia menerima bukan hanya penderitaan fana selama di dunia. Yang Ia terima adalah penderitaan kekal, Ia menerima murka kekal dari Allah Bapa yang mulia dan kudus. Ia menderita ketakutan, maka dari itu, harga mahal yang Anda dan saya terima saat ini sangatlah ringan. Karena ini hanya penderitaan fana yang mengantarkan kita pada kemuliaan yang tak terhingga di dalam Kristus dan bersama-sama dengan Kristus selama-lamanya.

Saudaraku, pengharapan dalam Dia yang telah disalibkan, merupakan sumber kekuatan dan sukacita. Harga yang mahal dapat kita jalani dan terima, semua itu bukan tentang kuat kita, tetapi tentang Kristus yang telah disalibkan. Bukan tentang apa yang dapat kita kerjakan, tetapi tentang kasih karunia yang membawa kita bersama-sama dalam penderitaan Kristus. 

Kita membayar harga yang mahal ketika mengikut Yesus, padahal yang lebih mahal, penderitaan kekal yang pantas kita terima telah Kristus ambil dan Dia memberikan kita kekuatan untuk membayar harga yang kita anggap mahal karena kita hanya manusia biasa yang berdosa dan fana.

Saudaraku, semua ini tentang Injil, bagaimana Injil menjadi pusat dari apa yang Anda dan saya pikirkan dan rasakan.

Tuhan, berikan kepadaku pengertian yang melimpah-limpah akan Injil, sehingga keindahan Injil memberikan aku pengertian yang penuh. Bahwa Kristuslah satu-satunya yang pantas menerima seluruh pengabdian kehidupanku. Melayani Dia dan memuliakan Dia sampai akhir kehidupanku. Amin.