Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan 2 Korintus 5:17 Kehidupan Baru di Dalam Kristus

Renungan 2 Korintus 5:17 Kehidupan Baru di Dalam Kristus

Renungan 2 Korintus 5:17 Kehidupan Baru di Dalam Kristus

Judul Renungan: Kehidupan Baru di Dalam Kristus

Ayat Alkitab 2 Korintus 5:17

2 Korintus 5: 17 (TB) "Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang."

Manusia diciptakan untuk Allah sendiri, manusia diberikan segala kemewahan dunia ini, hasil karya yang sempurna dari Allah. Manusia diciptakan bukan hanya untuk menikmati setiap ciptaan, manusia diberikan kemampuan untuk menikmati persekutuan dengan Allah, manusia hanya dapat puas ketika ia memuji dan memuliakan Allah, melihat terus keindahan yang ada pada Allah.

Namun manusia telah berdosa, manusia lebih memilih untuk menjadi Allah atas dirinya sendiri dan menyembah ciptaan yang seharusnya tunduk kepadanya. Tatanan dunia menjadi terbalik, manusia yang seharusnya menyembah Allah yang menciptakan mereka kini manusia menyembah ciptaan yang seharusnya dikuasai oleh mereka. Ini adalah akar dari kehidupan yang keluar dari kemuliaan Allah, manusia hidup dalam kesesatan, dalam dosa yaitu kematian kekal.

Ketika kita masih mati di dalam dosa-dosa kita, kita hidup untuk kepuasan dan melayani nafsu jahat. Kita bersukacita, ketika kita dapat melakukan dosa dan bersukacita ketika kita dapat menyakiti sesama. Kita melakukan sesuatu yang baik, agar diri kita dipandang sebagai orang baik dan pantas untuk menerima hormat, segala hal yang kita lakukan terpusat pada satu titik yaitu diri kita sendiri.

Kehidupan lama yang berpusat pada diri sendiri, kehidupan yang mementingkan diri, kehidupan yang tidak mengenal Allah dan tidak takut akan Allah. Kehidupan yang demikian pada dasarnya begitu menyedihkannya, kehidupan lama, kita kira bahwa kita mampu memuaskan kehidupan kita dengan car akita sendiri. Kita melangkah berdasarkan kebebasan yang didefinisikan oleh dunia ini namun akhirnya sampai pada kebinasaan jiwa. Lalu kita sadar dan mempertanyakan, makna dan tujuan dari kehidupan.

Kehidupan fana, menawarkan banyak hal fana sebagai sember kebahagiaan dan pusat penyembahan. Namun Paulus menuliskan, “siapa yang ada di dalam Kristus?” Saya memberikan kepada Anda pertanyaan. Siapakah yang menjadi pemilik kehidupan Anda sekarang? Kepada siapa Anda mempertayakan kehidupan Anda? Apakah Kristus ada di pusat hati dan pikiran Anda?

Ketika Yesus memberikan diri-Nya sebagai korban pengganti, Ia merelakan dirinya untuk mati dengan cara yang paling terkutuk. Inilah cara Allah, kematian Kristus membawa Anda dan saya masuk ke dalam kematian atas dosa-dosa dan hidup bagi Allah di dalam kematian dan kebangkitan Yesus. Dan puji Tuhan ketika kita hidup, hidup dalam Yesus, kita dihidupkan kembali dan dimatikan atas dosa-dosa kita, kita diberikan pikiran dan hati yang baru. Di mana kedalaman diri kita tertuju pada kemuliaan Allah, melalui Yesus Kristus yang kita percaya, Yesus Kristus Tuhan kita.

Percaya kepada Yesus, merupakan kasih karunia yang membawa kita pada kehidupan yang benar-benar ingin selalu dimiliki Yesus, kita disadarkan bahwa pada dasarnya kita tidak dapat menyelamatkan diri kita sendiri. Kita mengindahkan cara Yesus melalui Pribadi Roh Kudus yang terus mengubahkan kita, yaitu disiplin untuk secara serius mematikan dosa. Kehidupan baru, pola pokir yang baru. Berikut ciri yang ada di dalam diri kita, ketika kita ada di dalam kehidupan yang baru.

  • Kita jijik terhadap dosa diri sendiri
  • Kita merindukan Kristus untuk kepuasan jawa dalam persekutuan
  • Kita cinta pada Alkitab, karena membawa kita semakin mengenal Yesus
  • Kita membaca dan merenungkan sehingga kita semakin bertumbuh
  • Kita menggumulkan dan mempercayai janji TUHAN
  • Kita hidup memperjuangkan rancangan Tuhan yang telah Ia beritahukan
  • Kita tidak lagi bersukacita ketika mendapati hati berdosa
  • Kita membawa pikiran kita untuk memikirkan Kristus setiap saat
  • Kita berusaha menikmati setiap kemuliaan Yesus
  • Kita bertobat dengan menyatakan bahwa Allah benar dan kita berdosa

Ketika Kristus di dalam kita dan kita di dalam Kristus, kita diubahkan dari dalam ke luar. Saat kehidupan yang baru menjadi bagian kita, intinya kita akan semakin berserah kepada Yesus, kita akan semakin mencintai apa yang Yesus cintai dan membenci yang Yesus benci. Kiranya kita selalu mendapatkan pembaharuan yang indah dan nyata di dalam Yesus Tuhan. AMIN