Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mazmur 81:17 Madu dan Gandum Dari Allah

Mazmur 81:17 Madu dan gandum


Judul Renungan: Madu dan Gandum Dari Allah

Ayat Alkitab Mazmur 81:17

Mazmur 81:17 (TB) Tetapi umat-Ku akan Kuberi makan gandum yang terbaik dan dengan madu dari gunung batu Aku akan mengenyangkannya.

Saya sangat senang bangun tidur di pagi hari. Saya sangat menyukai fakta bahwa oleh kasih karunia Allah, saya menginvestasikan karunia-karunia saya setiap harinya dalam hal-hal yang memiliki arti dalam kekekalan. ~ Paul David Tripp “Penderitaan” 180.

Gandum dan madu dari Tuhan, akan selalu bertentangan dengan keinginan kita yang sudah berdosa, keinginan kita yang serakah dan tidak mau bertobat. Gandum yang mengenyangkan, akan sangat kurang, ketika daging ingin dipuaskan oleh dosa. Karena itu Anda dan saya harus berjuang untuk mematikan dosa-dosa kita. Kiranya Roh Kudus terus memampukan.

Karena baik itu madu dari Allah dan gandum dari Allah, dapat juga berupa didikan Allah (Ibrani 12). Saudaraku, madu dan gandum bagi Kristus adalah cawan murka Allah (Filipi 2), di mana kemuliaan dari Allah bagi Kristus diawali dengan kesakitan, rasa malu, kesepian, difitnah, diludahi dan mati sebagai seorang penjahat.

Saya ingin Anda mengerti bahwa cara Allah, menyenangkan Anda dan saya dengan kesenangan sejati. Tidak akan pernah sama dengan apa yang ada di pikiran Anda, menyenangkan bagi kita selalu membawa kita pada kebinasaan dan terus kehilangan kemuliaan Allah.

Saya ingin Anda mengerti bahwa Kristus adalah Roti kehidupan, makanan yang sangat Anda dan saya perlukan, keinginan terdalam diri kita adalah Injil. Di mana Kristus dan pengorbanan-Nya dikabarkan, di mana kasih-Nya satu-satunya sumber sukacita sejati dan didikan-Nya adalah kesukaan sehingga kita semakin hari semakin serupa dengan Kristus.

Saudaraku, madu dan gandum dari Allah, merupakan makanan kekal, kalau pun adanya berkat jasmani, itu adalah sumber daya agar kita dapat menjadi berkat bagi sesama. Semua itu untuk memberitahukan Anda dan saya untuk selalu melihat kepada Dia yang mengaruniakan Kristus, yang melepaskan kita dari dosa, membawa kita pada hati dan pikiran yang kudus untuk semakin membenci dosa. Agar hati kita semakin mengasihi Allah dan sesama.

Bersukacita dalam rancangan kekal Allah, inilah makanan itu, gandum dan madu dari Allah. Hidup dalam Kristus, melayani Dia bersukacita dalam Dia dan memuji dan memuliakan Allah Bapa. Melihat tidak ada kebenaran yang ada dalam diri kita dan tidak ada hal yang dapat kita berikan kepada Allah, selain dosa dan semua dosa itu diubah menjadi kemuliaan oleh karena Kristus telah menerima hukuman dosa dan kita diberikan kebenaran Kristus.

Makna kasih yang luar biasa besar, kita diberikan secara cuma-cuma kekudusan, kebenaran, dan kesucian. Untuk hidup dalam pertobatan setiap hari, hidup dalam kesukaan akan kemuliaan kekal dari Allah. Madu dan gandum itu adalah kemuliaan yang sangat kita perlukan. Hanya ketika Kristus menjadi pusat, hanya ketika Injil satu-satunya yang kita tanamkan di hati dan pikiran setiap hari. Maka manisnya madu, manisnya firman Allah dan rasa kenyang dari Allah, penuh karena Allah yang menciptakan kita.

Akhirnya tujuan kita berikutnya adalah melayani sesama. Membagikan madu yang manis itu, berbagi gandum yang mengenyangkan memuaskan itu dan hidup bagi sesama kita sehingga lahir petobat-petobat yang mengasihi Kristus, rela berkorban untuk Kristus dan hidup dalam kemuliaan setiap hari. Hanya untuk Kristus saja dimuliakan dan dikabarkan dalam kehidupan yang sementara saat ini.

Bapa yang sangat benar, aku bersukacita di dalam didikan-Mu itu adalah gandum dan roti, sukacita sejati yang merusak kecenderungan berdosaku. Dan aku dapat merasakan bagaimana kasih-Mu mengalir dalam hidupku dan aku akan selalu ingin merasakan kehadiran Kristus saja dan biarlah aku melayani Kristus saja, kuasa Roh Kudus terus memampukan aku. Amin.