Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan 1 Yohanes 4:13-14 Jaminan Di Dalam TUHAN

Renungan 1 Yohanes 4:13-14 Jaminan Di Dalam TUHAN

Ayat Alkitab 1 Yohanes 4:13-14

Judul Renungan; Jaminan Di Dalam TUHAN

1 Yohanes 4:13-14 (TB) Demikianlah kita ketahui, bahwa kita tetap berada di dalam Allah dan Dia di dalam kita: Ia telah mengaruniakan kita mendapat bagian dalam Roh-Nya. Dan kami telah melihat dan bersaksi, bahwa Bapa telah mengutus Anak-Nya menjadi Juruselamat dunia.

Hal yang sangat penting untuk sama-sama kita renungkan, yaitu bagian paling dasar dari iman kita. Kepercayaan kepada Yesuslah yang menyelamatkan kita dari dosa dan kutuk hukuman dosa. Dan bukan karena kita percaya, namun karena perbuatan Yesus begitu sempurna untuk menebus kita, sehingga kepercayaan kita memiliki kuasa. Jadi Anda perlu melihat sebab dan akibat di sini bukan karena kita melainkan karena Kristus, akibatnya pun bukan berpusat pada kita melainkan pada Kristus sendiri.  

Memang kita percaya, namun Anda perlu mengerti dengan jelas arti dari percaya kepada Yesus, bukanlah karena kekuatan dan hikmat kita. Kita perlu mengetahui bahwa kehidupan dalam dosa benar-benar merusak sampai pada inti kehdupan, bukan hanya merusak itu mematikan inti kehidupan yang seharusnya ada dalam kemuliaan. 

Ketika Anda mengetahui bahwa Anda tidak akan pernah dapat percaya kepada Yesus  jika bukan karena Allah Bapa yang menarik Anda. Anda akan sangat-sangat kagum pada kebenaran kasih karunia yang begitu besar. Jadi kepercayaan kepada Yesus merupakan bentuk dari pengakuan bahwa Anda mati, Anda bobrok, Anda berdosa dan Anda tidak layak untuk diselamatkan. 

Anda layak dibuang kea pi neraka karena dosa-dosa Anda. Namun karena Allah saja yang penuh kasih mengaruiakan Yesus sehingga Anda sekarang dapat memberikan hidup Anda sepenuhnya kepada Yesus untuk melakukan apa yang Dia kehendaki. Dan Anda tidak ada lagi kendali atas kehidupan Anda, semuanya benar-benar Anda serahkan kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat.

Tidak ada kendali yang saya maksudkan, bahwa kehidupan Anda bersekutu dengan Yesus dan bukan lagi berdasarkan kehendak dan hikmati Anda sendiri. Anda belajar untuk mengenal Yesus, memikirkan kehendak Yesus dan berdoa untuk dapat melakukan apa yang Yesus kehendaki. Jelas bahwa Yesus ingin Anda mengasihi sesama Anda, karena hanya dengan demikian kasih Yesus dapat benar-benar mengalir kepada banyak orang.

Tinggal Di Dalam Kristus

Yesus mengatakan “di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa” (Yoh 15:5) kehidupan di luar Yesus adalah kehidupan yang penuh perbudakan dan menjadi layu hingga kematia. Maka dari itu, keselamatan merukan Anda hidup di dalam Yesus dan Yesus di dalam Anda. Ini sangat penting untuk Anda renungkan, bahwa kehidupan Anda sekarang di dalam Yesus dan ketika Anda di dalam Yesus berarti kehidupan Anda milik Yesus.

Inilah yang harus selalu kita renungkan, untuk selalu membawa hati pikiran kita selaras dengan pikiran Kristus. Untuk selalu memusatkan hati kita pada Kristus, untuk selalu mempelajari firman Tuhan sehingga kita memiliki pemahaman yang benar tentang kehidupan. Bahwa kita telah ada di dalam Dia dan Dia di dalam kita, kita seringkali lupa bahwa identitas diri kita berdasarkan Kristus.

Dunia ini terus menarik kita untuk kita melupakan bahwa kita telah ada di dalam Yesus, namun demikian, kita juga terus menarik diri kita dari dunia. Sehingga kita dapat terus menjadi berkat bagi dunia, kita terus memberitakan Yesus bagi dunia, karena kita ada di dalam Kristus.

Menikmati kasih Yesus, merupakan tujuan dari hidup yang baru, bersukacita dalam Yesus merupakan tujuan harian kita. Dan menjadi berkat sehingga kasih Kristus mengalir kepada dunia, merupakan tujuan kehidupan kita dan ketika Injil diberitakan Roh Kudus bekerja melalui pemberitaan kita sehingga pertobatan terjadi hanya karena kasih karunia.

Kiranya setiap kita terus merenungkan kebenaran ini, tentang identitas diri kita di dalam Yesus, sehingga kita terus menjadi pribadi-pribadi yang semakin serupa dengan Yesus. Serupa dengan kasih-Nya, pengorbanan-Nya, ketaatan-Nya, dan pelayanan-Nya. Dan bukan berdasarkan kita, melainkan kuasa Roh Kudus yang ada di dalam kita.

Mendapat Bagian Dalam Roh-Nya

Kita dimampukan untuk bersaksi dan merenungkan kebenaran Injil, karena Roh Kudus terus menuntun kita untuk merenungkan Injil. Seperti yang Yesus beritakan kepada para murid, sebelum Dia mati dan naik ke sorga. 

8 “Ketika Roh Penolong itu datang, Dia akan menyadarkan orang-orang di dunia bahwa pemikiran mereka salah tentang ketiga hal ini: Tentang dosa, tentang cara untuk menjadi orang yang benar di mata Allah, dan tentang pengadilan terakhir. 

9 Pertama, tentang dosa: Dia akan menyadarkan bahwa mereka berdosa kalau tidak sungguh-sungguh percaya kepada-Ku.

10 Kedua, tentang cara menjadi orang yang benar di mata Allah: Karena Aku pergi kepada Bapa dan kalian tidak melihat Aku lagi, Roh Penolong itu akan menyadarkan bahwa Aku sudah membuka jalan sehingga manusia bisa menjadi benar dalam pandangan Allah. 

11 Dan ketiga, tentang pengadilan terakhir: Dia akan menyadarkan orang-orang di dunia ini bahwa pengadilan terakhir pasti akan terjadi, karena sekarang iblis, penguasa dunia ini, sudah dinyatakan bersalah.

12 “Masih banyak hal yang ingin Aku sampaikan kepada kalian, tetapi kalian tidak sanggup menerimanya sekarang. 

13 Namun ketika Roh Kebenaran itu datang, Dialah yang akan menuntun kalian supaya mengerti segala ajaran yang benar. Karena Dia tidak akan berbicara dari diri-Nya sendiri, melainkan hanya menyampaikan apa yang Dia dengar dari Bapa-Ku. Dia juga akan memberitahukan kepada kalian apa yang akan terjadi nanti. 

14 Melalui ajaran-Nya, Aku akan dipermuliakan, karena Dia akan menyampaikan kepada kalian semua yang Dia terima dari-Ku. 

15 Semua yang Bapa miliki adalah milik-Ku juga. Itulah sebabnya Aku berkata bahwa Roh Penolong itu akan menyampaikan kepada kalian apa yang Dia terima dari Aku.” (Yoh 16:8-15 TSI)

Roh Kudus adalah penolog yang setia, Dia memampukan setiap kita untuk bertahan dalam kondisi paling berat dalam kehidupan. Ketika kita tidak mampu untuk melayani, ketika kasih kita semakin padam, ketika kehidupan tidak baik-baik saja. Roh Kudus menghibur dengan cara paling indah dan membawa kita membenamkan hati pikiran ke dalam kasih karunia Kristus yang memuaskan. Sehingga kita dimampukan Kembali untuk mengasihi.

Jadi saudaraku, datanglah pada Roh Kudus, bersekutulah dengan Kristus, nikmatilah Persekutuan dengan kemuliaan Allah Bapa. Melalui doa-doa yang berpusat pada kuasa Allah dan pendalaman Alkitab dan ibadah Bersama-sama saudara-saudara seiman. Untuk semakin mengenal Yesus dan kuasa-Nya. Bahwa hidup ini indah, ketika kita terus menaruh harapan kita pada kasih karunia dan membagikan kasih karunia kepada sesama kita manusia. Amin.