Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ayat Alkitab Tentang Natal dan Saat Teduh Singkat

Ayat Alkitab Tentang Natal dan Saat Teduh Singkat

Pendahuluan

Ketika manusia diciptakan, keduanya memberikan definisi yang sempurna dari penciptaan yang Allah kerjakan. Allah berkata, “Sungguh Amat Baik.” manusia ada melengkapi ciptaan, memberikan makna yang indah dari seni sejati dari Allah Tritunggal yang kudus, suci dan layak disembah. Ini adalah awal mula perjalanan sejarah umat manusia.

Saudaraku, kabar buruknya di kejadian 3, di mana manusia lebih memilih untuk percaya kepada ular, manusia lebih memilih untuk menjadi tuhan atas dirinya sendiri. Dan manusia tidak lagi mengindahkan Allah yang kudus, pengasih, pencipta dan Senimanan yang menjadikan manusia begitu indah adanya ketika ia ada di dalam persekutuan yang intim bersama-sama dengan Tuhan.

Namun, di balik kabar buru tersebut Anda dan saya dapat melihat berita Natal yang paling pertama. Di mana Allah sendirilah yang mencetuskan natal, Allah sendirilah yang memberitahukan kita melalui kitab Kejadian. Bahwa Anak dari Hawa, seorang perempuan itu, akan meremukkan kepala ular dan ulat itu akan mematuk tumit Anak dari Perempuan.

Ini adalah berita natal yang pertama, tidak ada penundaan ketika manusia berdosa, manusia binasa, manusia mati karena pendosa, dan manusia menjadi orang-orang yang memilukan hati Allah dan benar-benar tidak berguna selain dosa tidak ada hal lain yang dapat ia hasilkan.

Allah memberitakan Injil, memberitakan Natal yang pertama, pengharapan yang ada di dalam Sang Anak Manusia. Allah sendiri yang menjadi manusia, Allah sendiri yang memberikan diri-Nya untuk menjadi korban pengganti, Ia pada akhirnya menerima semua hukuman dosa Anda dan saya. 

Inilah ayat-ayat Alkitab yang dapat Anda renungkan selama natal. Dan saat teduh singkat hasil dari refleksi pribadi saya. selamat membaca dan merenungkan.

 Ayat Alkitab Tentang Natal dan Saat Teduh Singkat

1. Natal Kasih Karunia

Roma 6:23 (TB) Sebab upah dosa ialah maut, tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

“Inilah hidup dalam natal yang sejati dan abadi, Kristus adalah berkat terbesar, Ia adalah Allah sejati dan manusia sejati disalibkan, mati dan bangkit. Ini adalah kasih karunia itu, Kristus menjadi dosa, ketika kita tahu upah dosa adalah maut maka kita tahu Yesus Sang Natal, telah mendapatkan maut menggantikan Anda dan saya, betapa layaklah Dia dipuji.”

2. Natal kabar sukacita

Roma 15: 13 (TB) Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.

“Dia adalah bayi, pembawa sukacita sejati. Kebahagiaan yang tidak sama seperti dunia berikan. Ini adalah sukacita sorga, ketika Roh Kudus di dalam Anda dan saya, ketika Yesus mejadi Tuhan kita dan ketika hanya Dia saja menjadi pusat dari kehidupan kita. Natal tentang Yesus, natal tentang keselamatan dari dosa dan hukuman dosa.”

3. Natal Tentang Raja Mulia

Zakharia 9:9 (TB) Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai puteri Sion, bersorak-sorailah, hai puteri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.

“Ini adalah perlambangan perdamaian, antara orang berdosa dan Kristus yang mulia dan layak disembah. Yesus tidak berkuda, karena Ia menyerukan kasih kepada sesama. Sampai pada akhirnya Yesus disalibkan, Yesus menerima hukuman dosa Anda dan saya. Kita harus menyadari hal ini, yaitu Yesus telah memberikan sukacita sejati dengan cara menyelesaikan masalah terbesar kita, yaitu dos akita. Baiklah makna natal dimengerti sebagai Injil yang memberitakan bahwa sengat maut telah dihancurkan, sengat dosa tidak berdaya.”

4. Natal Allah beserta kita

Yesaya 7:14 (TB) Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.

“Dia ada di dalam Anda saat ini, Ia adalah Allah yang bersama-sama dengan manusia. Dan ketika Dia bersama kita, maka kita tahu kehendak-Nya, maka pada saat yang sama kita bersuka dalam rancangan dari-Nya bagi kita dan untuk memuliakan Dia dan dipuaskan di dalam Allah yang bersama-sama dengan kita.”

5. Natal damai sejahtera tidak berkesudahan

Yesaya 9:6 (TB) Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.

“Sukacita natal kekal selamanya, karena Kristus adalah Allah yang kekal. Pemerintahan natal di dalam hati manusia haruslah setiap hari tetap baru karena Kristus adalah Allah yang ada bersama-sama dengan kita, Ia menjadi manusia karena Dia Allah yang kudus, Dia tidak dapat ditemui manusia dengan kekudusan-Nya. Puji Tuhan, kekudusan itu ada di dalam kita oleh karena Kristus berbelaskasihan kepada kita.”

6. Natal bintang sukacita

Matius 2:10 (TB) Ketika mereka melihat bintang, mereka sangat bersukacitalah mereka.

“Nikmati Kristus, merenungkan Kristus, merasakan bagaimana kasih itu meresap ke dalam hati dan pikiran kita sehingga hanya Dia saja yang diinginkan.

7. Natal keselamatan umat dari dosa

Matius 1:21 (TB) Ia akan melahirkan anak laki-laki, dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.

“Bukankah ini yang Anda dan saya inginkan, sukacita yang suci dan kudus. Sebab untuk itulah Anda dan saya diciptakan untuk merasakan Allah hadir dalam reluk jiwa. Merasakan pengampunan yang begitu besar dari Allah di dalam Kristus saja, Sang Natal kita menemukan kebebasan dari dosa.”

8. Natal Bayi dibungkus dengan lampin

Lukas 2:12 (TB) Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.

“Dia menjadi sama dalam kefanaan, ini menunjukkan kepada Anda dan saya betapa besarnya kasih Allah kepada manusia yang Ia ciptakan berdasarkan gambar dan rupa-Nya. Kasih yang sempurna dari Allah yang suci dan sempurna, menjadi manusia, menunjukkan bahwa kehinaan di mata manusia adalah kemuliaan di hadapan Allah. Berbahagialah kita yang menjadi milik Allah sampai selama-lamanya.”

9. Natal Raja Damai

Yesaya 9:5 (TB) Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

“Betapa besar dan termasyhur Allah yang telah menjadi hina untuk merangkul manusia hina untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya. Dia adalah Firman yang menjadi manusia, penasehat sejati dan Allah yang menjadi Raja bagi umat-Nya sampai selama-lamanya. Ini adalah Injil itu, pekerjaan Allah yang sempurna diselesaikan-Nya di dalam Tuhan Yesus Sang Natal yang terus diingat dan direnungkan.”

10. Natal menamai Dia Yesus

Lukas 1:30-31 (TB) Kata malaikat itu kepadanya: ”Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.

“Kasih, itulah Dia yang telah menjadi daging. Lahir dari seorang Wanita, bukan keturunan jasmani tetapi Dia dari Roh Kudus secara Ajaib menjadi daging diam di antara Anda dan saya. ini adalah kabar baik, Anda dan saya kapan saja dapat berjumpa dengan Kristus dan merasakan kasih-Nya dan pengampunan yang sempurna dari-Nya. Yesuslah nama-Nya, nama di atas segala nama. Terpujilah Kristus Yesus samapai selama-lamanya.”

11. Natal Sukacita yang besar

Lukas 2:10 (TB) Dan malaikat berkata kepada mereka: “Janganlah takut, Sebab sesungguhnya, aku membawa kabar baik sukacita yang besar yang akan untuk semua orang.

“Sukacita itu adalah Kristus, Dia yang telah memberikan diri-Nya menjadi korban tebusan yang sempurna. Dia yang telah menjadi kabar natal, pusat dari dunia saat ini, di mana Kekristenan menaruh pengharapan hanya kepada Dia saja, merasakan kasih sukacita yang kekal dari Kristus sampai selama-lamanya.”

12. Natal kasih Allah akan dunia ini

Yohanes 3:16 (TB) Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

“Kasih dan keadilan ditegakkan bersamaan, kita menemukan Kristus menjadi manusia untuk disalibkan. Menjadi sangat hina untuk kita yang hina ini dapat diterima. Semua kebenaran-Nya, kekudusan-Nya dan keindahan-Nya ada di dalam kita ketika Dia adalah satu-satunya Tuhan kita di mana kita tunduk kepada-Nya. Juruselamat kita di mana hanya Dia yang dapat memberikan kebebasan yang sejati dari dosa yang merusak kita, mematikan kita dan memberikan kebinasaan kekal. tapi di dalam Yesus ada hidup kekal menjadi milik kepunyaan-Nya selama-lamanya.”

13. Natal Kristus ditinggikan oleh Allah Bapa

Kisah Para Rasul 5:31 (TB) Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa.

Baca Juga:

“Dari kehinaan, Yesus menjadi mulia bukan karena Dia memuliakan diri-Nya sendiri. tetapi karena Allah memuliakan Dia, memberikan kepada Dia nama di atas segala nama. Hanya ketika Anda dan saya bertobat, meninggalkan dosa dan menerima pembenaran dari Kristus, kita menerima pengampunan dosa dan hidup yang baru di dalam Dia.”

Posting Komentar untuk "Ayat Alkitab Tentang Natal dan Saat Teduh Singkat"

 Dapatkan sumber daya berpusat pada Injil, melalui renungan-renungan yang berpusat pada Injil;

Klik Gambar di Bawah;