Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan harian keluarga Kristen Hari Ini Bahan Untuk Bersaat Teduh Bersama

Renungan harian keluarga Untuk Bersaat Teduh Bersama

Pembukaan oleh penulis

Selamat datang di renungan harian keluarga, setiap keluarga memerlukan penggalian Alkitab yang lebih mendalam. Kita memerlukan Injil menjadi pusat dalam keluarga kita, kita memerlukan kristus yang harus ditinggikan di dalam keluarga kita, kita memerlukan Alkitab yang menjadi pondasi yang utuh di dalam keluarga kita. Kita harus sadar bahwa Yesuslah pemilik keluarga kita.

Dengan tujuan kemajuan setiap keluarga, dengan tujuan memberitakan Injil kepada keluarga-keluarga Kristen. Saya membuatkan renungan saat teduh singkat. Setiap renungan ini bersifat untuk pribadi, sehingga tujuan utama dari renungan yang saya tulis adalah menghantam setiap pribadi yang ada dalam keluarga yang sedang menggunakan setiap tulisan untuk dijadikan bahan renungan.

Saudaraku, ada banyak renungan dalam blog saya ini, dan akan terus bertambah. Jika Anda baru pertama kali membaca renungan-renungan saya. Anda harus mengerti, bahwa setiap renungan yang saya tulis akan selalu berpusat pada Injil tidak akan pernah berpusat pada Anda sebagai manusia berdosa.

Saya akan selalu membukakan dosa, akan selalu mencari setiap sudut dosa di hati pembaca saya bahkan diri saya sebagai penulis. Dan pada akhirnya saya memberitakan Kristus sebagai penyelesaian yang sempurna terhadap besarnya dosa-dosa kita, tidak peduli Anda orang baik, bagi saya Anda tetaplah sama seorang pendosa yang memerlukan Kristus untuk terus menerus bertobat dan bersujud dibawah kaki salib Yesus. Bertumbuh mengarah hanya kepada Dia saja.

Celakalah saya jika bukan Injil yang menjadi pusat dari setiap tulisan saya, jika bukan Allah saja yang dimuliakan. Jika bukan berhala-berhala hati manusia, berhala Anda dan saya yang tidak saya tulis dan tidak ditelanjangi. Maka saya benar-benar celaka. 

Saudaraku, jika Anda berharap setiap renungan saya akan memberikan Anda arahan untuk hidup sukses, mengarahkan Anda untuk semakin cinta dunia, jangan harap.

Kerinduan Kristus, ketika Ia memberikan saya kemampuan untuk menulis, Ia memberikan saya keyakinan yang kokoh bahwa Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan. Maka dari itu setiap orang yang membaca renungan yang saya sajikan, akan bertobat, jika tidak bertobat ia tidak akan lagi mau membaca renungan yang saya tulis.

Karena saya akan selalu mengkritik, akan selalu memanah, akan selalu merobek. Berhala-berhala hati Anda, dan memberitakan bahwa Yesus masih ingin pertobatan Anda, selama Anda masih bernapas selalu saja ada kasih karunia, yang mengajak Anda untuk membenci dosa-dosa Anda, muak terhadap dosa. Dan berhenti melihat dosa orang lain.

Selanjutnya hati yang diperbaharui untuk semakin mencintai Kristus, hidup yang berpusat pada Injil Yesus Kristus.

Saya berdoa, kiranya melalui renungan keluarga yang pertama kali saya tulis ini, banyak keluarga yang semakin mengerti Injil, bertobat dan sungguh-sungguh menawan hati dan pikiran hanya kepada Kristus saja (2 Korintus 10:5). Amin.

Renungan harian keluarga Bahan Untuk Bersaat Teduh Bersama

1. Bertobat

Hakim-hakim 6:1 (TB) “Tetapi orang Israel melakukan apa yang jahat di mata Tuhan. Sebab itu Tuhan menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Midian, tujuh tahun lamanya” 

“Kesulitan-kesulitan yang kita alami saat ini seringkali merupakan akibat ketidak-taatan kita di masa lalu.” ~ Priscilla Shirer

Dalam kitab Hakim-hakim ini kita dapat melihat seperti siklus, bagaimana bangsa Israel berbuat dosa, minta ampun, Tuhan kirim pembebas, tapi kemudian jatuh lagi dalam dosa. Putuskan siklus ini, hiduplah benar di mata Tuhan. Injil adalah seruan pertobatan, karena Injil dengan jelas dan tegas memberitakan dosa, kabar buruk yang sangat buruk. 

Bahwa Anda dan saya mati dalam dosa-dosa kita, kita harus mengerti realita ini dan mampu mengakuinya bahwa kita adalah orang berdosa. Mungkin Anda orang baik, tetapi tetaplah Alkitab dengan jelas memberikan kepada kita pengertian bahwa tidak ada satu pun manusia yang benar.

Sekarang mari kita renungkan tentang bangsa pilihan Allah, kitab Hakim-Hakim, setelah kitab Yosua, yang artinya mereka telah sampai di tanah perjanjian, tanah yang melimpah susu dan madu. Tetapi yang terjadi di sana mereka berbuat dosa, menyembah berhala-berhala.

Saudaraku, berhala di masa modern tidak lagi berbentuk patung. Tetapi apa pun yang Anda cintai lebih dari Yesus, maka itulah berhala Anda. Maka Anda harus bertobat, bagaimana budak yang diperbudak dan tidak mendapatkan hak hidupnya. Demikianlah ketika Anda tidak bertobat.

Manusia tanpa Kristus ada di dalam perbudakan perasaan dan pikiran yang memberontak. Tetapi kitab Hakim-hakim mengabarkan kepada kita, dibalik penindasan yang Allah ijinkan terjadi pada bangsa Israel. Selalu ada hakim yang Allah utus untuk membebaskan mereka dari penjajahan, perampokkan dan perbudakan.

Saudaraku, lihat Kekristenan Anda dan saya sekarang, kita harus kembali kepada Injil yang murni, Injil yang berpusat pada Kristus, Yang Ia kerjakan secara sempurna di atas kayu salib. Yesus adalah hakim-hakim yang sempurna, Ia secara sempurna membebaskan kita dari perbudakan dosa.

Hanya melalui Yesuslah, Anda dan saya yang dulunya mati di dalam dosa-dosa kita, kita yang dulunya mati karena kita ada di dalam cengkraman dosa. Di dalam Yesus kita mendapatkan kehidupan yang baru, kehidupan dengan cara pandang yang baru dan kasih yang baru berdasarkan kasih Yesus.

Yesus yang telah menggantikan kita, Ia yang benar dihukum sebagai seseorang yang tidak benar. Sehingga kita yang ada di dalam Dia dibenarkan oleh karena darah-Nya yang kudus. Saudaraku inilah Injil, kitab Hakim-hakim, para hakim adalah gambaran nyata dari para Hakim sejati yang membebaskan Anda dan saya dari kutuk dan hukuman dosa.

Injil mengubahkan kita dari dalam hati, Injil memanggil kita untuk mengakui dosa-dosa kita dan Injil menyatakan bahwa Anda dan saya tidak dapat menyelamatkan diri kita sendiri. Hanya ketika Anda dan saya menjadi milik Yesuslah, kita benar-benar selamat, karena pada dasarnya hidup kita hanya untuk kemuliaan Allah dan untuk menikmati Dia sampai selama-lamanya. Baiklah kita bertobat!

Baca Juga: Renungan harian Kristen untuk 10 hari

Tuhan, terimakasih telah mengutus hakim yang adil, Yesus Kristus hakim yang telah membebaskan aku dari perbudakan dosa. hakim yang mengasihi aku, sehingga hidupku diarahkan untuk semakin mengasihi dan mencintai Yesus saja. Biarlah segala kemuliaan dan kehormatan hanya bagi-Mu saja sampai selama-lamanya. Amin

____________________________________________________

(renungan berikutnya masih dalam proses penulisan)

2. Menjadi Seperti

Roma 12:2  (TB) “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: Apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna”. 

Menjadi orang yang berpengaruh tidak terjadi melalui kehidupan yang sama dengan dunia ini. Justru sebaliknya akan terjadi bagi mereka yang berbeda dengan dunia ini, dan menjadi serupa seperti Yesus-Nancy L deMoss

Biarlah hidupmu menjadi makin serupa seperti Yesus.


3. Menanam

Matius 13:38 (TB) “Ladang ialah dunia. Benih yang baik itu anak-anak Kerajaan, dan lalang anak-anak si jahat” 

“Apa saja yang kita tanam dalam alam bawah sadar kita yang selanjutnya kita suburkan dan lakukan ber-ulang-ulang, maka pada suatu saat akan sungguh² menjadi suatu kenyataan” ~ Earl Nightingale

Firman Tuhan sanggup mengubah hati yang keras menjadi lembut. Terimalah Firman di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu, sehingga hidupmu akan mengalami damai sejahtera.

4. Kekuatan

Yesaya 40:29  (TB) “Dia memberi kekuatan kepada yang lelah, dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya” 

Jadilah pemberi semangat. Dunia sudah memiliki banyak tukang kritik-Dave Willis

Banyak orang bertumbuh dalam hidupnya hanya mengalami teguran, kritikan, kemarahan atas apa yang mereka lakukan, sehingga hidup mereka hanya dipenuhi kepahitan, kekerasan. Jadilah pemberi semangat.

5. Berpikir

Roma 12:3 (TB) “Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi daripada yang patut kamu pikirkan….” 

“Apabila engkau beranggapan bahwa engkaulah yang terbaik, engkau salah” ~ Petra Coach

Masing-masing kita terus bertumbuh dari hari ke sehari menjadi lebih baik. Bila engkau merasa sudah yang terbaik, engkau tidak mau lagi belajar. Apa yang engkau terima adalah kasih karunia, yang memampukan hidupmu menjadi berkat.

6. Bertahan

Ester 4:16.  (TB)“…. Kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati”

“Ketahanan bukan saja kemampuan untuk menanggung hal-hal yang berat, tetapi juga kemampuan untuk mengubahnya jadi mulia” ~ William Barclay

Ester aman berada dalam istana, tetapi bangsanya terancam dihabisi oleh musuh. Akhirnya dia berani ambil resiko untuk menghadap raja, walaupun ancamannya dia bisa dihukum mati. Oleh keberaniannya, bangsanya selamat secara ajaib (baca kitab Ester).

7. Sekarang

1 Korintus 15:10  (TB) “Tetapi oleh kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkanNya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua ….. “ 

Engkau tidak akan mencapai tujuanmu jika engkau berhenti dan melempari dengan batu setiap anjing yang menggonggong padamu- Winston Churchill

Layanilah Tuhan dengan sungguh-sungguh, tidak perlu terlalu peduli pada kritikan- dan lingkungan yg tidak mendukung.

8. Berjagalah

Hakim 16:1 (TB) “Pada suatu kali Ketika Simson pergi ke Gaza, dilihatnya di sana seorang perempuan sundal, lalu menghampiri dia” 

“Pekerjaan itu berat. Gangguannya banyak. Dan waktunya singkat” ~ Adam Hochschild

Tuhan memanggil Simson dengan urapan dan tugas khusus, yaitu membebaskan bangsa Israel dari Filistin. Tetapi ia justru terjerumus oleh perempuan sundal Filistin. Ber-jaga-jagalah, waktu hidup kita cuma singkat, pergunakan se-baik-baiknya

9. Tinggalkan

“Lalu berbaliklah ia dari pada Elia, ia mengambil pasangan lembu itu, menyembelihnya dan memasak dagingnya dengan bajak lembu itu sebagai kayu api. Ia memberikan daging itu kepada orang-orangnya, kemudian makanlah mereka. Sesudah itu bersiaplah ia, lalu mengikuti Elia dan menjadi pelayannya” 1 Raja 19:21 

Komitmen artinya membakar semua jembatan-jembatan di belakangmu ( tidak ada jalan balik , no turn back anymore)-Billy Graham

Saat Elia memanggil Elisa, dia tidak ragu meninggalkan segala miliknya, dan menjadi pelayan Elia. Elisa sangat menghargai panggilan Tuhan dalam hidupnya.

10. Minta

Matius 7:7  (TB) “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu. Carilah, maka kamu akan mendapat. Ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu” 

“Tuhan kita adalah Sumber dari segala sesuatu yang tidak ada batasnya. Justru kita yang sering membatasi Dia. Permintaan kita, pemikiran kita, dan doa kita terlalu kecil. Apa yang kita harapkan dari Tuhan terlalu sedikit” ~AB. Simpson

Janji Tuhan ya dan amin. Mintalah dengan tulus, maka Tuhan akan memberikannya kepadamu.

Posting Komentar untuk "Renungan harian keluarga Kristen Hari Ini Bahan Untuk Bersaat Teduh Bersama"