Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan Harian Saat Teduh Kristen Oktober 2021; Bahan Refleksi Berpusat Pada Kristus

Renungan Harian Saat Teduh Kristen Oktober 2021; Bahan Refleksi Berpusat Pada Kristus

Renungan Saat Teduh Edisi 11-15 Oktober 2021

Kasih Allah yang sempurna kepada manusia yang seharusnya dibinasakan. Demikianlah Kekristenan menunjukkan pengajaran yang sejati dan itu pasti bertentangan dengan apa yang manusia pikirkan dan inginkan dan rasakan. Kasih yang mendidik dan menjadikan baru, sehingga kehidupan benar-benar ada di dalam lingkupan yang diinginkan kedalaman diri yang Allah ciptakan seperti diri-Nya (Kejadian 1:26).

Renungan Kristen haruslah memberitakan Kristus, betapa tidak bergunanya tulisan rohani jika Injil tidak menjadi pusat dari apa yang dituliskan. Maka dari itu, tulisan saya akan selalu berpusat pada Injil Yesus Kristus. Memberitakan salib, kasih karunia dan keadilan Allah yang berkuasa untuk membinasakan para pemberontak yang tidak pernah bertobat.

Saya berdoa, kiranya melalui setiap renungan yang saya tulis, Anda yang dengan setia membaca dan merenungkan setiap renungan saat teduh, di dalam blog ini, Anda diberikan berbagai pengertian untuk selalu dengan mata rohani melihat hanya kepada keindahan kristus dan dipuaskan terus menerus di dalam Kristus dan hidup Anda hanya untuk Kristus, menyangkal diri, memikul salib dan mengikut Yesus.

Renungan Harian Saat Teduh Kristen Oktober 2021; Bahan Refleksi Berpusat Pada Kristus 

1. Kedurhakaan dan harapan kita

Renungan Saat Teduh Pagi Kristen 11 Oktober 2021

Ayat Alkitab 2 Tesalonika 2:5 

2 Tesalonika 2:5 (TB) Tidakkah kamu ingat, bahwa hal itu telah kerapkali kukatakan kepadamu, ketika aku masih bersama-sama dengan kamu?

"Kita sangat menyedihkan ketika tidak memiliki yang lebih baik dari keanggotaan Gereja untuk terus bersandar, - faktanya kita tidak memiliki apa-apa yang kokoh untuk menjadi dasar kita berpijak dengan kaki kita. Kristus adalah satu-satunya dasar yang kokoh dari semua harapan baik yang ada dapa dapat kita lihat.” ~ JC Ryle

Baiklah kita melihat dengan jelas, setiap kedurhakaan yang telah ada dan akan ada pada saatnya nanti. Baiklah kita siap di dalam kesetiaan kita di dalam Kristus, baiklah hidup kita benar-benar mengerti akan pengharapan yang sejati ada di dalam Yesus Kristus, Dia yang setia, Dia yang telah disalibkan untuk membebaskan Anda dan saya dari perbudakan dosa yang mematikan dan merusak kehidupan untuk kemuliaan Allah.

Tidak ada harapan yang dapat kita peroleh dari dunia, dunia membenci Kristus, demikianlah dunia membenci orang-orang yang benar-benar mengasihi Kristus, Dunia yang telah durhaka, dunia yang adalah pemberontak. Hanya ketika Anda dan bahwa kehidupan Anda adalah milik Allah, maka Anda akan mengerti apa itu, kengerian dari kedurhakaan.

Biarlah di dalam kasih Allah yang telah menahan kedurhakaan yang akan datang, kita memakai waktu-waktu yang ada sekarang ini. Untuk bertekun di dalam Kristus, untuk semakin mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya. Kasih anugerah-Nya, biarlah itu melimpah di dalam kehidupan kita, hati kita dipenuhi kasih karunia, keindahan Kristus saja yang menawan kita, sehingga kasih-Nya benar-benar nyata di dalam hidup kita dan kebenaran-Nya semakin hari semakin Anda dan saya nikmati.

Masa sukar mungkin akan benar-benar nyata, masa di mana Allah melepaskan kedurhakaan dan untuk itu Ia akan membinasakan si pembinasa. Kasih karunia-Nya begitu besar, maka Ia nyatakan bagi Anda dan saya yang lemah dan tidak berdaya.

Hanya Kristus harapan kita, di laur dari itu adalah kebinasaan kekal, di luar Kristus Anda dan saya tidak dapat melakukan apa-apa yang bermakna bagi Dia dan kemuliaan-Nya di muka bumi ini. Roh Kudus adalah bagian kita, Dia yang berkuasa memberikan kekuatan, Dia yang menanamkan Injil di dalam hati dan pikiran kita, sehingga mulut kita hanya penuh dengan Injil dan Kristus saja yang menjadi pusat dari apa yang akan dibicarakan.

Membagikan pengarapan, memancarkan pengharapan, mengasihi kebenaran karena Kristus yang disalibkan. Di mana di sanalah segalah dosa Anda dan saya ditimpakan, kasih yang begitu besar itu, memberikan kehidupan baru, cara pandang yang baru dan semakin hari semakin mengasihi Dia dan sesama. 

Tetaplah kuat berdiri, di dalam kebenaran, lihatlah kepada Dia Sang keadilan, yang pada akhirnya akan menghakimi dengan penuh keadilan. Di mana pendurhaka pada saatnya akan menerima hukuman dosa. mereka pada akhirnya akan melihat kemuliaan itu dan bertekuk lutut kepada Dia yang adalah hakim yang adil. Dialah selama-lamanya pengharapan kita, kepada Dialah segala pujian dan kemuliaan sampai selama-lamanya. 

Pada waktu itulah sih pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkan kalau Ia datang kembali. 2 Tesalonika 2:8 (TB).

Tuhan aku lemah tidak berdaya, hanya kuasa-Mu yang dapat memampukan aku bertahan dalam kelamnya kehidupan. Di mana pendurhaka pada waktunya akan datang, akan menelan habis orang kudus-Mu. Tetapi aku terlampau yakin, Kau pemilik semuanya ini, Kau akan melawan pendurhaka dengan kuasa kasih-Mu dan keadilan-Mu yang adil dan membinasakan, inilah harapanku. Terpujilah Kau selamanya. Amin.


2. Bilur yang menghidupkan lalu menyembuhkan

Renungan Saat Teduh Pagi Kristen 12 Oktober 2021

Ayat Alkitab 1 Petrus 2: 24 

1 Petrus 2:24 (TB) Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

“ Yesus adalah Juruselamat manusia. Ia datang kedua bukan untuk mejadi seorang penakluk, maupun menjadi seorang filsuf, atau hanya sekedar menjadu guru moralitas. Dia datang untuk menyelamatkan orang percaya dari dosa.” ~ JC Ryle

Saudaraku, saya ingin Anda bersama-sama saya di perjalanan bersama-sama untuk bertumbuh, ketika Anda dengan setia datang ke blog ini dan membaca setiap renungan yang saya tulis. Anda mendapatkan diri Anda benar-benar diubahkan oleh Injil dan bagaimana Injil menjadi satu-satunya keindahan yang nyata bagi hati dan pikiran Anda dan saya. 

Ketika Yesus memberikan diri-Nya bagi dosa, Ia menjadikan diri-Nya sendiri dosa, untuk menerima semua hukuman dosa dari Allah yang kudus. Allah yang suci. Kedatangan Dia bukanlah untuk menyelesaikan masalah yang  kecil, Yesus sangat mengerti bahwa masalah terbesar Anda dan saya adalah dosa, di mana dosa adalah akar dari semua persoalan kehidupan, dosa adalah masalah yang sangat serius, demikian adanya dosa merusak kehidupan masa sekarang. 

Kehidupan yang fana, seolah kita hidup padahal kita ada dalam kematian kekal yang siap untuk binasa. Upah dosa adalah maut, dosa menjadikan manusia tidak menginginkan hadirat Allah yang kudus dan mulia. Dosa menjadikan manusia tuhan atas dirinya sendiri dan dosa tidak dapat diselesaikan hanya dengan melakukan pekerjaan baik.

Sebab pekerjaan baik yang berasal dari manusia itu sendiri adalah buah dari dosa, di mana semua itu terlahir dari hati dan pikiran yang berusaha membayar Allah, seolah-olah Dia adalah preman jalanan yang jika tidak dibayar akan memukul. Ini benar-benar gila, tetapi demikianlah seringakali konsep Allah di dalam Kekristenan kita. 

Tetapi Injil memberikan kepada kita jalan keselamatan yang ada di dalam Kristus, kita dibertahukan untuk percaya dan sadar, bahwa dosa adalah kematian, pemberontakan kita dan tidak adanya kemuliaan di dalam diri kita maka dari itu yang ada hanya daging yang akan membusuk. Pikiran dan perasaan yang berdosa, melawan Allah yang kudus, demikianlah Anda dan saya sebagai manusia fana.

Sekarang marilah kita melihat kabar baik itu, Dia adalah Yesus Kristus, Dia salibkan, Dia menunggung semua dosa dan karena daging yang tercabik. Darah yang mengalir, semua itu menyucikan kita, semua itu menguduskan kita dan menjadikan kita hidup kembali di dalam kesembuhan jiwa, di mana rohani kita hidup, untuk menjadi kudus di dalam Dia, berkenan di dalam Dia dan memuliakan Dia dalam segala keadaan.

Baiklah kita tetap kuat dalam kasih karunia, hanya kepada Dia kita percaya. Kita benar-benar berharap untuk selalu dan selau bertumbuh semakin mengasihi Dia dan mengenal Dia. Merenungkan Injil, untuk dapat melihat dengan jelas, bagaimana daging Kristus dicabik oleh dosa, daging yang kudus itu, dihancurkan karena seolah-olah Dia berdosa dan layak untuk binasa. Padahal dosa Anda dan sayalah yang Ia terima. Baiklah kita hidup dalam pertobatan setiap hari dan menemukan kita tetap kudus dan Dia dan mematika kuasa dosa di dalam diri dan semakin membenci dosa.

Terimakasih untuk diri-Mu yang Kau berikan bagiku dan aku dimampukan untuk dapat percaya kepada-Mu. Setiap hari aku dapat menerima kasih karunia yang melimpah dari-Mu. Dan bagi-Mulah segala kemiliaan sampai selama-lamanya, biarlah aku terud hidup di dalam-Mu dan melayani nama kemuliaan yang besar dan berkuasa. Amin.

3. Berbuatan baik dalam kasih karunia

Renungan Saat Teduh Pagi Kristen 13 Oktober 2021

Ayat Alkitab Yohanes 14:24

Yohanes 14:24 (TB) Barangsiapa tidak megasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengan itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.

“Ada begitu banyak celah untuk tidak taat, ini adalah ketaatan yang longgar dan sangat ceroboh pada perintah-perintah Kristus. Kita telalu banyak lupa, bahwa ketika benar adanya perbuatan baik tidak dapat menyelamatkan, tetapi janganlah kita menghina perbuatan baik. Biarlah perbuatan baik meresap ke dalam hati kita. Maka dari itu, ketika Anda ingin benar-benar bahagia, Anda dan harus berusaha sungguh-sungguh hidup sangat suci.” ~ JC Ryle

Di dalam kasih Kristus kita dipanggil untuk menjadi serupa dengan Dia dan keselamatan yang dinikmati di dalam Dia adalah anugerah yang menjadikan kita milik-Nya dan untuk bersukacita di dalam Dia melayani Dia dan melakukan visi-Nya.

Kasih karunia melepaskan kita dari perbudakan dosa, hanya ketika Anda dan saya menyadari bahwa dosa adalah musuh tebesar kita, bahwa dosa adalah kematian kekal. Maka kita akan bersukacita di dalam segala perintah Kristus, visi Kristus dan terus mengejar kemuliaan Kristus, dalam sukacita abadi dan sejati, dari Allah yang sejati.

Demikianlah kita hidup dalam kekudusan, dalam anugerah Allah, hati dan pikiran yang terus diubahkan dan diarahkan ke jalan kebanaran. Jalan yang Kristus pernah tempuh, jalan yang penuh penderitaan sama seperti ketika Kristus yang telah menderita menanggung semua dosa Anda dan saya.

Kekudusan di dalam Kristus adalah tentang hidup yang benar-benar berjuang dalam kasih karunia, mengikuti Kristus, baiklah anugerah membawa kita pada kehidupan yang berjuang untuk kudus. Sangat indah dan saya sukai nasehat dari Paulus di Efesus  5:3;

“Tetapi percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan disebut saja pun jangan di antara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus.” ~ Rasul Paulus 

Saudaraku yang aku kasihi, baiklah kehidupan yang baik, memang hal itu tidak menyelamatkan Anda dan saya. Hanya Kristus yang menyelamatkan kita, tetapi suatu kebenaran bahwa keselamatan membawa kita pada moralitas sejati yang lahir dari hati yang diubahkan dan pikiran yang baru karena dikenakan pikiran Kristus. 

Baiklah perbuatan baik meresap dalam hidup, dan kita benar-benar membenci segala jenis dosa yang menajiskan kerohanian. Dosa yang merusak sukacita Roh Kudus dan jiwa yang merasa akibat dosa. Baiklah Kristus dan kuasa-Nya selalu ada dalam kita, maka berdoalah untuk kebenaran ini.

Kita telah merenungkan nasehat dari nasehati Pulus. Dan saya benar-benar berharap Anda merenungkannya, mari kita ke nasehati dari Rasul Petrus tentang kekudusan hidup yang nyata dan praktis. Di dalam  1 Pertus 2:11-12;

Saudara-saudara yang kekasih, aku menasehati kamu, supaya sebagai pendatang dan perantau, kamu menjauhkn diri dari keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa. Milikilah cara hidup yang baik di tengah-tengah bangsa-bangsa bukan Yahudi, supaya orang durjana, mereka dapat melihat dari perbuatan-perbuatanmu yang baik dan memuliakan Allah pada hari ia melawat mereka.” ~ Rasul Petrus

Berdoalah, mintalah pertolongan atas kedua nasehati di atas, sehingga kita benar-benar mampu menjadi apa yang Kristus inginkan. Roh kudus memampukan Anda dan saya.

Marilah kebaikan kita, diketahui semua orang, sehingga Injil benar-benar bersinar bagi kegelapan. Dan hanya melalui Injil, maka manusia yang pendosa, dibukakan akan kebenaran yang sejati, berasal dari Allah dan ketika Roh Kudus melawat hati, maka akan selalu ada pertobatan yang sejati. 

Kita menemukan tujuan dari kasih, yaitu Injil yang dapat diberitakan, Allah dimuliakan dan inilah tujuan dari Kekristenan kita, Yesus memanggil kita untuk kudus dalam Dia dan menjadi orang-orang yang bergerak melakukan perintah-Nya, jadikan semua bangsa murid-Nya dan hidup terus dalam kasih karunia yang mengubahkan diri sendiri dan membawa sesama bertumbuh kepada Kristus saja.

Tuhan, Kau yang memampukan aku, dalam kasih karunia-Mu, mampu menjadi orang baik sehingga Engkau saja dikenal dan Allah saja dimuliakan. Tuhan tolong aku, segala pujian hanya bagi-Mu. Amin.


4. Kemegahan sejati

Renungan Saat Teduh Pagi Kristen 14 Oktober 2021

Ayat Alkitab Galatia 6:14

Galatia 6:14 (TB) Tetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia.

“Saudaraku, marilah kita melihat dengan sangat baik kedalaman hati kita. Kita hidup di zaman ketika pengajaran palsu tentang kematian Kristus sangat melimpah. Marilah kita lihat bahwa Kristus yang telah mati di atas kayu salib adalah benar-benar pusat/dasar dari harapan kita, dan bahwa kematian Kristus adalah penebusan yang sempurna atas dosa untuk keseluruhan kehidupan kita.”~ JC Ryle

Kristus adalah kemegahan kita. Namun. Dunia mengajarkan kepada Anda dan saya, untuk bermegah atas semua keberhasilan dan perjuangan kita yang telah kita impi-impikan. Orang tua kita mengajari kita untuk terus menjadi orang yang berhasil, ini tentang keberhasilan yang sama dengan cara pandang dunia. Tetapi saya melalui renungan ini, membawa Anda kembali memikirkan keberhasilan Anda, adalah suatu yang menyedihkan, sesuatu yang rapuh dan sangat mudah hilang. 

Semua kemegahan yang dunia tawarkan pada akhirnya akan hilang, jika itu bertahan hingga masa tua Anda. Apakah Anda benar-benar penuh karena hal itu? Apakah Anda benar-benar puas dan bersukacita atas semua pencapaian yang terlihat baik dan benar itu? pada akhirnya Anda akan mati dan semua yang ada di dunia Anda tinggalkan.

Ketika saya melihat kedalaman diri saya, ketika saya memikirkan semua pencapaian yang baik dan indah berdasarkan cara pandang dunia, maka saya hanya menemukan kegelapan dan rasa sedih yang mendalam. Saya berdoa, kiranya Allah Roh Kudus membukakan kebenaran ini, dan Anda sekarang mulai memikirkan kebenaran dari kesuksesan yang sejati, di mana Alkitab memberitahukannya.

Bahwa kemegahan sejati, merupakan apa yang Kristus lakukan di atas kayu salib. Jadi bukan keberhasilan kita yang kita rayakan, tetapi keberhasilan kristus yang telah disalibkan dan bangkit. Karena Injil memberitahukan kita secara jelas dan tidak perlu disembuyikan atau pun diperlembut. Yaitu tentang masalah tebesar kita adalah dosa, Anda dan saya orang berdosa yang layak binasa. Demikianlah realitanya.

Kristus yang disalibkan itu, menebus kita, membebaskan kita dari kutuk dosa dan memberikan kepada kita kehidupan-Nya yang sempurna. Bagi saya yang percaya, bagi Anda yang percaya. Ini bukanlah kesuksesan yang sama seperti dunia kabarkan dan berikan dan tawarkan. Salib bahkan sesuatu yang menjijikan di mata dunia, salib adalah kehinaan.

Namun, Allah yang berkuasa, menjadikan salib suatu kemuliaan, di mana Kristus taat kepada-Nya sampai mati. Di sanalah seluruh kemuliaan Kristus dipacarkan. Ia mengampuni semua dosa Anda dan saya, Dia mengudukan kita, maka kita bermegah karena salib, karena Kristus menyelamatkan kita, maka kesuksesan kita adalah Kristus yang telah berhasil taat kepada Allah Bapa, Yesus yang telah membebaskan kita dari dosa dan membebaskan hati kita dari ikatan cinta kepada dosa dan kini kita membenci dosa. 

Hidup hanya untuk mengasihi Kristus, hidup hanya untuk melayani Kristus dan melakukan apa  yang telah Kristus lakukan. Yaitu memberitakan kerajaan Allah ke dalam dunia, bagaimana kemuliaan Allah kembali kepada manusia. 

Di mana manusia kembali menerima kemuliaan Allah dan menikmati kemuliaan Allah. Hanya ketika Injil diberitakan, maka kemuliaan Allah dapat kembali kepada manusia dan manusia dapat benar-benar hidup dan berpengharapan dan bermegah hanya berdasarkan salib Yesus Kristus.

Tuhan, tolong aku sehingga hati dan pikiranku selalu bermegah hanya kepada salib-Mu. Dan aku terus menerus bersukacita di dalam kehidupan yang fana, untuk memberitakan Injil dan bersuka di dalam Injil. Amin.


5. Roh Kudus yang menolong

Renungan Saat Teduh Pagi Kristen 15 Oktober 2021

Ayat Alkitab 2 Korintus 5:5

2 Korintus 5:5 (TB) Tetapi Allahlah yang justru mempersiapkan kita untuk hal itu dan yang mengaruniakan Roh, kepada kita sebagai jaminan segala sesuatu yang telah disediakan bagi kita.

"Saudaraku, baiklah kita mengerti dan terus mengingat siapa kita, kita adalah orang yang berdosa, rusak, jahat dan menderita. Marilah kita melihat kepada Kristus dan mengingat terus siapa Tuhan Yesus itu, Di adalah Allah yang kekal, pencipta dunia ini dan isinya dan semua hal yang ada sekarang. Dan kemudian marilah kita mengingat bahwa untuk kita, Yesus dengan kerelaan penuh belaskasihan menanggung kematian yang paling menyakitkan, mengerikan, dan memalukan." ~ JC Ryle

Dalam kefanaan saat ini, akan begitu gampang Anda dan saya mengeluh, beban yang semakin berat. Hati yang merana karena melihat dosa. Hanya orang Kristen sejati yang dengan jujur berkata, “semuanya tidak sedang baik-baik saja.” Ini bukan tentang kemiskinan dan kurangnya sumber daya alam mau pun manusia. Semua duka ini karena melihat begitu banyak jiwa yang masih mati dalam dosa, kita mengeluh karena daging menginginkan dosa. 

Jika kita menginginkan Kristus, maka salib Kristus harus benar-benar ada dipundak kita, setiap hari baiklah penyangkalan diri kita emban. Dengan tidak mengakui kebenaran sendiri dan melihat hanya kepada Kristus dan mengakui bahwa setiap kebenaran yang Alkitabiah adalah mutlak adanya. Semua itu adalah kebenaran Kristus.

Kristus telah disalibkan, untuk Anda dan saya sehingga saat ini dapat bersama-sama dengan Roh Kudus selama di dunia yang fana sekarang ini, berjuang untuk memancarkan kemuliaan Kristus. Dalam kasih karunia, kita dimampukan untuk terus setia, terus beriman, terus melaksanakan visi Allah. 

Baiklah kebenaran Injil selalu menjadi pusat pemikiran dan hati, di mana adanya kita berpikir kita memikirkan Injil Yesus Kristus. Saat-saat kita melaksanakan kegiatan baiklah perasaan kita dipenuhi Injil dan ketika Injil menjadi pusat, maka dosa semakin menjauh, maka dosa semakin menjijikkan dan dosa menjadi musuh terbesar yang harus dimatikan di kedalaman diri kita.

Roh Kudus yang dikarunia kepada kita, Dialah yang menolong kita terus berkenan kepada Allah, Dia bagian kita, Dia adalah jaminan yang akan selalu menginsapkan kita sehingga kita terus bertobat. Kekristenan yang bertumbuh adalah Kekristenan yang melekat pada Roh Kudus, merasakan bagaimana Roh Kudus mengubahkan hati kita sehingga dapat mengasihi Kristus yang tidak terlihat. Memikirkan kasih Yesus yang tidak terlihat tetapi nyata adanya.

Sehingga oleh Roh Kudus, kita dipersiapkan untuk kemah yang kekal dan tidak fana, kita dapat berharap sesuatu yang baik berasal dari Allah, karena Roh Kudus. Kita menemukan kekayaan rohani di kedalaman diri, karena Roh Kudus, kita merasakan indahnya penderitaan dan penderitaan membawa kita pada pertumbuhan iman. 

Baca Juga:

Semua itu karena Roh Kudus, pada intinya Dia melangkah bersama-sama dengan kita, memberikan diri-Nya sebagai penuntun kita dan kita merasakan kasih karunia yang melimpah dan sukacita/damai sejahtera Kristus yang Ia berikan tidak sama seperti yang dunia berikan (Yohanes 14:27).

Tuhan mampukan aku, masuk ke dalam ruangan Roh Kudus, sehingga setiap hari aku melimpah dengan kuasa Roh Kudus. Injil saja yang aku beritakan, Kristus saja yang aku ceritakan dan nama Allah saja dimuliakan. Di dalam kefanaan biarkanlah aku bersukacita di dalam keindahan Tuhan, semua yang ada padaku ditarik ke dalam Kristus yang memuaskan dan menyenangkan. Amin.

Posting Komentar untuk "Renungan Harian Saat Teduh Kristen Oktober 2021; Bahan Refleksi Berpusat Pada Kristus "